TribunPontianak/

Sempat Sembunyi di Kebun Sawit, Pelarian Pelaku Pemerkosaan di Sintang Berakhir di Sambas

“Memang saat itu terkendala luasnya perkebunan di Sambas.Luas sekitar 2.000 hektare.Kita cek handphone-nya juga tidak aktif dan sudah dijual,”ujar Eko

Sempat Sembunyi di Kebun Sawit, Pelarian Pelaku Pemerkosaan di Sintang Berakhir di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kasatreskrim Polres Sintang AKP Eko Mardianto SIK memberikan keterangan saat diwawancarai di ruang kerjanya Selasa (12/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kasatreskrim Polres Sintang AKP Eko Mardianto SIK mengakui sebelum rekonstruksi atau reka ulang, proses penangkapan Nana alias Casna Alias Rusna yakni pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang anak perempuan bawah umur inisial Y (14) terbilang lama.

Peristiwa terjadi di Sungai Anyer, Dusun Selalau, Desa Engkitan, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang pada 16 Juni 2017.

Sedangkan, penangkapan terjadi di Dusun Sempadung, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Sabtu (19/8/2017) lalu.

(Baca: Kejari Sintang Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Berujung Maut di Sintang )

“Memang saat itu terkendala luasnya perkebunan di Sambas. Luas sekitar 2.000 hektare. Kita cek handphone-nya juga tidak aktif dan sudah dijual,” terangnya kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (12/9/2017) siang.

Kondisi ini jelas menghambat pelacakan tersangka.

Selain itu, tersangka sangat gagap teknologi (gaptek) sehingga tidak bisa mengoperasikan handphone yang dicurinya dari korban.

“Ada orang di sana, informan ngasih tahu. Ini orangnya begitu. Saya turun langsung kesana. Ada tiga hari di Sambas. Koordinasi dengan Polres Sambas dan Polres Singkawang. Kebetulan ada mantan anggota saya di sana. Jadi tidak terlalu sulit mencari informasi,” timpalnya.

Pada saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Hanya saja dia mau mengelak dan kabur juga.

“Jadi kita tembak (betis_red). Saat dibekuk dia pegang parang. Yang turun kesana dari kita (Polres Sintang;red) lima orang, dibantu dari Polres Singkawang itu ada dua orang. Dari sambas itu enam orang. Total tiga belas,” tukasnya

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help