TribunPontianak/

Satu Penyuluh Pertanian di Landak Belum Terima SK CPNS, Ini Penyebabnya

Dari 18 Penyuluh Pertanian, ada satu orang yang belum bisa menerima SK...

Satu Penyuluh Pertanian di Landak Belum Terima SK CPNS, Ini Penyebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kepala BKPSDM Landak Marsianus menyampaikan laporan saat penyerahan SK Penyuluh Pertanian dan Guru Garis Depan (GGD) di Aula Kantor Bupati Landak pada Selasa (12/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dari 18 orang Penyuluh Pertanian Landak formasi Tenaga Harian Lepas (THL) Tenaga Bantu (TB) Kementrian Pertanian yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), satu orang di antaranya belum bisa menerima SK.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Landak, Marsianus saat acara penyerahan SK pengangkatan CPNSD oleh Bupati Landak pada Selasa (12/9/2017).

(Baca: Dewan Minta Guru Garis Depan Didik Anak di Pedalaman )

Selain penyerahan SK Penyuluh Pertanian hasil seleksi dari Kementerian Pertanian, diserahkan juga SK kepada Guru Garis Depan (GGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebanyak 21 orang.

"Dari 18 Penyuluh Pertanian, ada satu orang yang belum bisa menerima SK. Dikarenakan terdapat kesalahan data tanggal lahirnya, sehingga harus dirubah terlebih dahulu datanya," ujar Marsianus saat menyampaikan laporan.

Dijelaskannya, karena data tanggal lahir berhubungan dengan Nomor Induk Pegawai (NIP). Maka untuk merubah NIP seseorang, harus melalui keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara. "Saat ini sedang dalam proses di Badan Kepegawain Negara," terangnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help