TribunPontianak/

Penerbang Elang Khatulistiwa Adakan Latihan Terbang Malam

Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo mengatakan kegiatan latihan memiliki tujuan guna meningkatkan profesionalitas para penerbang.

Penerbang Elang Khatulistiwa Adakan Latihan Terbang Malam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Kru Elang Khatulistiwa mempersiapkan diri untuk latihan terbang malam, di Main Apron Lanud Supadio, Selasa (12/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Segenap penerbang tempur Skadron Udara 1 Lanud Supadio melaksanakan latihan terbang malam selama empat hari ke depan, mulai tanggal 11-14 September 2017.

Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo mengatakan kegiatan latihan memiliki tujuan guna meningkatkan profesionalitas para penerbang.

Mampu dan terlatih dalam semua kondisi.

Makanya, latihan terbang malam ini merupakan satu diantara menjadi silabus latihan yang harus ditempuh oleh seluruh 'fighter' yang lebih dikenal dengan julukan Elang Khatulistiwa.

"Pelaksanaan terbang malam ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan terbang pada siang hari. Penerbang lebih banyak menggunakan instrument pesawat dibandingkan dengan penggunaan visual seperti pelaksanaan terbang pada siang hari," kata orang nomor di Lanud Supadio, saat ditemui di ruangannya, Selasa (12/9/2017).

(Baca: Keren! Geng Motor Di Perbatasan Komit Tak Kawin Muda )

Untuk itu, latihan terbang sangat penting dilaksanakan sebab akan melatih tingkat konsentrasi dan akurasi pengendalian pesawat.

"Setiap penerbang malam ini harus memiliki konsentrasi tinggi sehingga pada saat melaksanakan berbagai manuver terbang dapat terlaksana dengan baik dan aman," ungkapnya.

Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP dalamnkegiatan latihan terbang malam menekankan akan pentingnya mengutamakan faktor keselamatan selama pelaksanaan terbang bagi seluruh personel, baik penerbang, teknisi maupun personel pendukung lainnya termasuk memperhatikan kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir cenderung berubah dengan cepat.

“Dalam kegiatan ini saya minta seluruh personel agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama pelaksanaan latihan terbang malam. Pastikan seluruh persiapan yang dilakukan sudah sesuai dengan S.O.P yang telah ditetapkan, termasuk memperhatikan situasi cuaca yang terjadi”, terang Danlanud.

Sebagai penerbang tempur, kemampuan melaksanakan terbang pada malam hari merupakan suatu keharusan, hal ini sangat dibutuhkan apabila dihadapkan dengan tantangan tugas para penerbang.

"Penerbang kita siapkan mampu melaksanakan tugas dalam semua kondisi. Agar betul-betul mampu melaksanakan oprasional tugas secara optimal," pungkasnya. 

Penulis: Madrosid
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help