TribunPontianak/

Dispenda Landak Akan Data Jumlah Rumah Walet

Tapi pada tahun 2017 ini, kita coba mengingatkan kembali. Dengan membuat edaran Bupati dan mungkin kita sosialisasi.

Dispenda Landak Akan Data Jumlah Rumah Walet
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kepala Dispenda Landak, Alexander 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Landak Alexander mengatakan, untuk masalah Peraturan Daerah (Perda) rumah walet memang ada yang berasal dari inisiatif DPRD pada tahun 2013.

"Pada saat kita sosialisasi saat itu, semuanya mengeluh. Karena pada saat itu mereka baru mau bangun rumah walet, kemudian informasinya juga pada saat itu harga anjlok," ujarnya kepada wartawan pada Selasa (12/9/2017).

Lanjutnya lagi, sehingga pada saat itu pihaknya membiarkan pemilik rumah walet untuk mengembangkan usaha.

"Tapi pada tahun 2017 ini, kita coba mengingatkan kembali. Dengan membuat edaran Bupati dan mungkin kita sosialisasi," katanya.

(Baca: Dinkes Landak Upayakan Pencapaian Target Masalah Gizi Di Puskesmas )

Terutama untuk rumah walet yang sudah tiga atau empat tahun dan pernah didatanggi.

"Hanya persoalan, sampai saat ini kita masih belum jelas ke mana pasarnya mereka jual. Kurang lebih seperti intan, barangnya kedengaran, tapi barangnya tidak keliatan," beber Alex.

Maka dari itu, pihaknya masih mau menelusuri lagi para penampung.

"Untuk tahap awal, kemarin kita sudah informasikan kepada para Kades, pada dasarnya mereka menyambut baik membantu kita dalam mendata dan mendatanggi pemilik rumah walet," bebernya.

Dengan demikian menurutnya, memang perlu step-step untuk pendekatan psikologis agar jangan terlalu kaget.

"Jadi saat itu dulu memang belum bisa kita laksanakan, karena harga anjlok dan mereka (pemilik rumah walet) pada mengeluh," jelasnya.

Diakuinya, rumah walet dibangun belum tentu datang burungnya.

"Jadi kita berusaha pahami juga. Mungkin secara bertahap kita mau lakukan pendataan dan pendekatan-pendekatan," pungkasnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help