TribunPontianak/

Wow! Bulan Depan Polres Sambas Tindak Pelanggar Traffic Light

Wow! Bulan Depan Polres Sambas Tindak Pelanggar Traffic Light Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo melalui Kasatlantas Polres Sambas, AKP Aditya O

Wow! Bulan Depan Polres Sambas Tindak Pelanggar Traffic Light
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Tito Ramadhani
Pelang imbauan bagi pengendara yang hendak jalan terus untuk mengikuti lampu traffic light di ruas Jalan Gusti Hamzah, Sambas, Senin (11/9/2017). Sejumlah pengendara masih melanggar aturan lalu lintas yang baru diberlakukan ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo melalui Kasatlantas Polres Sambas, AKP Aditya Octorio Putra mengungkapkan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Sambas mulai mensosialisasikan aturan tertib lalu lintas di traffic light kawasan Tugu Tabrani sejak Jumat (8/9/2017).

"Kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Sambas kemarin melakukan sosialisasi dengan instansi terkait yaitu Dishub Kabupaten Sambas, yang diwakili oleh Pak Zulfan, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Sambas," ungkapnya, Senin (11/9/2017).

(Baca: Rumah Warga Porak-Poranda Akibat Puting Beliung, Ini Foto-Fotonya )

Dijelaskannya, aturan yang diberlakukan bagi pengendara yang melintas di kawasan rambu traffic light tersebut, bagi pengendara yang hendak lurus dari Jalan Gusti Hamzah dapat mengikuti lampu traffic light.

Kemudian bagi pengendara yang hendak berbelok kiri baik dari ruas Jalan Saing Rambi maupun dari Gerattak Batu, juga harus mengikuti lampu traffic light.

"Masa sosialisasi yang kami laksanakan mulai dari terhitung Jumat (8/9/2017) sampai dengan 30 hari kedepan atau Minggu (8/10/2017). Setelah masa sosialisasi selesai, akan kami laksanakan penegakan hukum, apabila masih terjadi pelanggaran," tegasnya.

(Baca: Korban Lebih Butuh Ini, Ketimbang Makanan )

Untuk itu, pihaknya mengharapkan, masyarakat Sambas sudah mulai terbiasa untuk tertib terhadap keberadaan traffic light tersebut.

"Sesuai Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, khususnya dalam pasal 287 ayat 2 yang mengisyaratkan bahwa setiap pengendara bermotor harus mengikuti aba-aba dan isyarat dari lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) atau traffic light. Apabila melanggar dengan dendanya Rp 500 ribu atau kurungan 2 bulan. Penegakan hukumnya setelah masa sosialisasi selesai," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help