TribunPontianak/

Proses Perbaikan Jembatan Menuju Puskesmas Telaga Arum Terhambat Status

Mobil tidak bisa sampai ke Puskesmas juga karena jembatannya sudah hancur lebur, kalaupun diperbaiki itu jembatan KTM juga.

Proses Perbaikan Jembatan Menuju Puskesmas Telaga Arum Terhambat Status
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kondisi jembatan yang menjadi akses satu-satunya menuju Puskesmas Telaga Arum yang mengalami kerusakan parah.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Satu di antara warga Kecamatan Seponti Syeaful Hartadin mengatakan bahwa saat ini bahwa status jalan yang ada saat ini yang dinamakan masyarakat sekitar jalur A berstatus jalan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM).

Sehingga memang tidak dapat dianggarkan perbaikannya melalui Dinas Pekerjaan umum, dan jalur satu-satunya menuju Puskesmas juga mengharuskan melewati jembatan yang juga berstatus melewati jalan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM)

"Sekarang ada jalan yang bagus sebelah B, sekarangpun lagi di kerjakan, itu punya PU. Masalahnya untuk menyebrang itu jembatannya punya KTM jadi mobil tidak bisa sampai ke Puskesmas juga karena jembatannya sudah hancur lebur, kalaupun diperbaiki itu jembatan KTM juga," terang Syeaful Hartadin.

(Baca: Miris! Pasien Harus Ditandu Akibat Jalan Rusak Parah )

Dikatakan Syeaful Hartadin, jembatan yang ada sudah cukup tua dan mengalami kerusakan parah sehingga tidak memungkinkan dilewati kendaraan roda 4, hanya bisa dilewati roda 2.

"Jembatan itu dari tahun 80 an, harapan kami jalan itu dilanjutkan, walaupun sedikit sampai ke Puskesmas, paling tidak jembatannya yang di betulkan, salah satu itu adalah yang dibetulkan,"harapnya.

Jalan yang ada, khususnya jembatan yang menghubungkan Puskesmas Telaga Arum dikauinya memang sangat urgen untuk dapat segera diperbaiki.

Walaupun jalan disebrang jembatan sudah bagus namun yang menjadi kendala ialah jembatan yang berstatus jalan KTM.

"Ini sudah urgen sekali, jalur B itu kemarin rusak parah sekarang lagi diperbaiki Dinas PU, sampai kedepan Puskesmas itu nantinya mulus kalau sudah selesai," tuturnya.

Bila memasuki musim hujan dan kondisi jalan rusak parah, ditambah lagi jembatan yang ada tidak dapat dilewati kendaraan roda 4 maka tidak jarang warga yang sakit harus di tandu dan digendong.

"Motor sih masih bisa cuma kalau bawa orang sakit parah memang susah, harus ditandu, sering dah karena tidak bisa juga kalau dibawa pakai mobil, biasa di gendong," ceritanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa ada warga Kecamatan Seponti yang hatus di tandu menuju Puskesmas Telaga Arum karena akses jalan yang rusak parah.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help