TribunPontianak/

Penuh Luka, Gadis 14 Tahun Ini Kritis Setelah Digigit Kawanan Tikus

Berbagai laporan menyebutkan sampah-sampah di sekeliling rumah tersebut menggunung, mengakibatkan tikus berdatangan.

Penuh Luka, Gadis 14 Tahun Ini Kritis Setelah Digigit Kawanan Tikus
Net
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang gadis difabel yang berusia 14 tahun dilaporkan dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah sekawanan tikus mengerubungi dan mengigiti tubuhnya saat dia tidur di kamar rumah kontrakannya di Prancis.

Gadis lumpuh itu tengah tidur di lantai bawah saat serangan sekelompok tikus itu terjadi, di sebuah rumah kontrakan di kota Roubaix.

Seorang petugas medis, dikutip France Info , mengatakan terdapat beberapa luka gigitan di anggota tubuhnya, 45 di wajah, 150 di tangan dan 30 di bagian kakinya.

Ayah si gadis menuntut pemilik rumah kontrakan atas tuduhan kelalaian.

Berbagai laporan menyebutkan sampah-sampah di sekeliling rumah tersebut menggunung, mengakibatkan tikus berdatangan.

Sang ayah, yang memiliki dua anak lainnya, mengatakan bahwa dia mendapati putrinya yang lumpuh, Samantha 'bersimbah darah' di tempat tidurnya Sabtu lalu.

(Baca: 3 dari 4 Pasien yang Pakai BPJS Merasa tidak Puas Terhadap Pelayanan RS Pemerintah )

Ayahnya tidur di lantai atas dan menyebut bahwa semuanya baik-baik saja saat keluarganya tidur.

"Ada darah yang mengalir dari telinganya - saya cemas dia menderita pendarahan otak," katanya, seperti dikutip oleh surat kabar setempat Courrier-Picard .

Beberapa ujung jarinya putus digigit dan para dokter bedah tidak bisa menyembuhkannya, katanya.

Kini keluarga tersebut sudah pindah ke rumah lain dan polisi sedang menyelidiki serangan tikus tersebut.

(Baca: Ungkap Kasus Pencurian, Inilah Sepda Motor dan Tersangka yang Berhasil Diamankan )

Rumah sakit sudah memeriksa Samantha atas kemungkinan infeksi, termasuk rabies, namun hasil tes rabiesnya negatif.

Serangan tikus seperti itu jarang terjadi pada manusia, meskipun kalau sedang lapar tikus-tikus itu terkadang memakan mayat manusia.

Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help