TribunPontianak/

Viral Sosial Media

Bakal Calon Wali Kota Pontianak Ini Bikin Status Mengejutkan di Media Sosial

Mantan anggota polisi berpangkat Kombes ini menuliskan kata-kata yang artinya sangat dalam mengenai penghianatan dalam politik.

Bakal Calon Wali Kota Pontianak Ini Bikin Status Mengejutkan di Media Sosial
Facebook/Suhadi Suwondo
Screenshoot Facebook Suhadi Suwondo 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Geliat para tokoh kian terasa menjelang perhelatan pemilihan wali kota dan wakil wali kota untuk Kota Pontianak.

Walaupun Pilwako akan digelar Juni 2018 mendatang, para kandidat yang masuk dalam bursa pencalonan semakin gencar melakukan sosialisasi dan konsolidasi agar dikenal masyarakat.

Satu di antara bakal calon yang akan maju adalah Suhadi Suwondo.

Dalam peringatan hari Bhayangkara ke 71 yang diperingati tanggal 10 Juli ditandai dengan Pelepasan Wisuda Purna Wira oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Erwin Trimanto SH di lapangan Bhayangkara Mapolda Kalbar Senin (10/7/2017).
Dalam peringatan hari Bhayangkara ke 71 yang diperingati tanggal 10 Juli ditandai dengan Pelepasan Wisuda Purna Wira oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Erwin Trimanto SH di lapangan Bhayangkara Mapolda Kalbar Senin (10/7/2017). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

(Baca: Ayu Ting Ting Digosipkan dengan Adik Ipar Olla Ramlan, Calon Dokter Muda Ganteng! )

Menariknya, Sabtu (9/9/2017) lalu, Suhadi SW membuat status cukup mengejutkan dan dikomentari netizen lainnya yang merupakan teman dunia maya akun Facebook @Suhadi Suwondo.

Screenshoot Facebook Suhadi Suwondo
Screenshoot Facebook Suhadi Suwondo (Facebook/Suhadi Suwondo)

Mantan anggota polisi berpangkat Kombes ini menuliskan kata-kata yang artinya sangat dalam mengenai penghianatan dalam politik.

"Dalam Percaturan Politik ternyata berbagai cara dilakukan. mereka lupa bahwa Hidup Bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan. Jangan pernah menjadi "gunting"*.
Karena gunting dapat memotong sesuatu menjadi terpisah, namun jadilah *"benang"*, meskipun lembut tetapi dapat menyatukan apa yang sudah terpisah...
JANGANLAH JADI PENGKIANAT. Jadilah teman setia tanpa syarat. tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus.
INGAT Apa yang ditabur itulah yang akan dituai," tulis Suhadi Suwondo.

Penulis: Syahroni
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help