TribunPontianak/

90 Orang Tewas saat Gempa 8,1 Skala Richter Guncang Meksiko

Gempa berkekuatan 8,1 skala Richter terjadi Kamis (7/9/2017) waktu setempat, yang sampai membuat warga Mexico City berlarian ke jalan.

90 Orang Tewas saat Gempa 8,1 Skala Richter Guncang Meksiko
New York Times/Agence France-Presse — Getty Images/European Pressphoto Agency
Gempa berkekuatan 8,1 skala Richter mengguncang Meksiko, yang memicu gelombang tsunami dan menewaskan lima orang. (New York Times/Agence France-Presse — Getty Images/European Pressphoto Agency) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, CHIAPAS - Korban tewas gempa Meksiko terus bertambah hingga 90 orang, menyusul penetapan tiga hari masa berkabung nasional oleh Presiden Enrique Peña Nieto.

Gempa berkekuatan 8,1 skala Richter terjadi Kamis (7/9/2017) waktu setempat, yang sampai membuat warga Mexico City berlarian ke jalan.

Gempa berpusat di sekitar 123 kilometer sebelah barat daya Kota Pijijiapan, Chiapas, Meksiko, pada kedalaman 70 kilometer.

(Baca: Bayi Usia 6 Bulan Dijual Rp 2 Miliar, Netizen: Emang Barang )

Kementerian Dalam Negeri Meksiko menyatakan korban tewas akibat gempa tersebut kini sudah mencapai 90 orang.

"Jumlah korban tewas mencapai 90 orang, di antaranya 71 orang di Oaxaca, 15 orang di Chiapas, dan empat orang di Tabasco," demikian pernyataan resmi Kemendagri Meksiko.

Meski dikatakan gempa berpusat di Chiapas, AP melaporkan ternyata negara bagian yang paling terdampak adalah Oaxaca, di mana kerusakan parah terpusat di Kota Juchitan.

"Sekitar setengah dari alun-alun kota (Juchitan) roboh menjadi puing-puing. Jalanan juga dipenuhi puing-puing rumah yang hancur," demikian laporan AP.

"Situasi di Juchitan sangat kritis. Ini menjadi momen terburuk dalam sejarah," kata wali kota setempat Gloria Sanchez.

Halaman
12
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help