TribunPontianak/

Profil

Polwan Ketapang Ini Jago Pencak Silat dan Kuasai Atletik

Kemudian pada 2015 ia dikirim untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat PSHT Cup Piala Kemenpora RI di Madiun Jawa Timur.

Polwan Ketapang Ini Jago Pencak Silat dan Kuasai Atletik
TRIBUN PONTIANAK/SUBANDI
Anggota Polres Ketapang, Marselina Oktavianti 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Marselina Oktavianti, satu di antara Polwan kebanggaan Polres Ketapang menjadi perwakilan untuk mengikuti pertandingan pencak silat dan atletik. Bahkan September 2017 ini rencananya ia akan mengikuti Kejurda Atletik Tingkat Provinsi di Pontianak.

"Rencanya saya akan mengikuti even Kejurda Atletik Tingkat Provinsi di Pontianak pada 28 September 2017 mendatang. Sekarang saya sedang TC mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan," kata wanita lulusan pendidikan Polri pada 2014 silam ini kepada tribunpontianak.co.id, Minggu (10/9/2017).

Ia akan mengikuti tiga cabang pertandingan yakni tolak peluru, lempar cakram dan lempar tebing.

"Mohon doa dan dukungan semoga saya bisa lolos ke tingkat nasional maupun internasional. Supaya saya bisa mengharumkan nama dan memberikan yang terbaik untuk Ketapang," ucapnya.

Polwan kelahiran Balai Bekuak, Ketapang, 3 Oktober 1996 ini menceritakan sebenarnya dasar yang ia miliki adalah pencak silat. Pertama ia ikut pencak silat saat kelas 3 sekolah menegah pertama di Pencak Silat Organisasi Terate (PSHT) Balai Bekuak pada 2010.

Event pertamanya pada Kejuaraan POPDA Pencak Silat 2012 se Kabupaten Ketapang dan mendapat juara satu.

"Kemudian berangkat ke tingkat provinsi namun gagal di babak penyisihan. Tapi kekalahan tersebut tidak mematahkan semangat saya untuk terus berlatih. Event pertama ini saya jadikan pengalaman dan semangat untuk terus berprestasi," tuturnya.

Ia mengaku memiliki prinsip hidup selama nafas masih berhembus dan jangan pernah bosan untuk belajar maka kesuksesan akan kamu raih.

"Setelah itu saya berlatih lagi memperbaiki kekurangan. Kemudian saya bertanding kembali di Kejurcup Ketapang Pencak Silat meraih juara satu dan ikut Kejurda Pencak Silat se-Kalbar 2012 meraih juara dua," lanjutnya.

Dilanjutkannya kemudian pada 2013 ia beralih ke atletik. "Awalnya saya tidak mengerti sama sekali apa itu cabang atletik karena dasar saya pencak silat. Namun saat ditest tenyata tolakan dan lemparan saya yang terjauh dari yang lain," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Subandi
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help