TribunPontianak/

Pasien Ditandu Akibat Jalan Rusak

Ini Tanggapan Anggota DPRD Soal Akses Jalan Rusak Parah

Terkait adanya satu diantara warga yang ditandu menuju Puskesmas Telaga Arum karena fasilitas jalan yang mengalami rusak parah

Ini Tanggapan Anggota DPRD Soal Akses Jalan Rusak Parah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Warga memandu pasien yang sedang sakit menuju Puskesmas Telaga Arum, Minggu (10/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Terkait adanya satu diantara warga yang ditandu menuju Puskesmas Telaga Arum karena fasilitas jalan yang mengalami rusak parah, diakui Ngadikun baru diketahuinya karena saat itu jalan masih bisa dilewati.

Alternatif jalan lainnya, tepatnya di area jembatan yang tidak bisa dilintasi mungkin dikarenakan ada pekerjaan proyek yang saat ini sedang berlangsung.

Dirinya yang saat ini berada di luar kota akan mencoba mengkonfirmasi pihak pelaksana kegiatan untuk membuat jalan alternatif sehingga akses dari jembatan tidak terputus.

(Baca: Metamorfosis Laudya Cynthia Bella - Saat Masih Unyu-unyu Sampai Istri Bos Kaya Malaysia )

"Kemarin bagus-bagus saja, itu mungkin masalah pekerjaan proyek, jembatan itu. Saya akan coba koordinasi lagi dengan pihak pekerjaan proyek karena untuk perbaikan jembatan itu tidak boleh lama-lama," katanya, Minggu (10/9/2017).

"Kalau memang ada pekerjaan proyek seharusnya kontraktor itu membuat jalan alternatif agar jalan itu bisa dilewati mobil, "jelas Ngadikun saat dikonfirmasi melalui telepon.

(Baca: Pohon Tumbang Lumpuhkan Lalu Lintas di Rasau Jaya, Ini Jalur Alternatif Yang Bisa Dilalui )

Dikatakan Ngadikun beberapa ruas jalan khusus di Kecamatan Seponti memang masih cukup memprihatinkan.

Beberapa jalan masih tanah sehingga ketika musim hujan kendaraan cukup sulit melewatinya, khususnya kendaraan roda 4.

"Yang jelas, untuk jalan arah ke Durian Sebatang, Sungai Sepeti dan Telaga Arum itu cukup memprihatinkan, memang itu hanya ada badan jalan saja belum ada bebatuan masih tanah," katanya. 

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help