TribunPontianak/

Smart Woman

Dara Pekan Gawai Dayak 2017: Jangan Malu Akui Budaya

Ia ingin tetap bisa menjadi seorang, “DEA” Dara Gawai Dayak KalBar 2017 yang dikenal dengan caranya sendiri.

Dara Pekan Gawai Dayak 2017: Jangan Malu Akui Budaya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Dara Pekan Gawai Dayak 2017, Yoanli Theresa Dea 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dara Pekan Gawai Dayak 2017, Yoanli Theresa Dea tentu punya mimpi kedepannya.

Ia ingin tetap bisa menjadi seorang, “DEA” Dara Gawai Dayak KalBar 2017 yang dikenal dengan caranya sendiri.

 “Terlepas dari selesainya masa jabatan saya menjadi Dara Gawai Dayak KalBar 2017 saya harus tetap bisa menjadi contoh bagi banyak generasi muda di luar sana bahwa mencintai budaya kita sendiri itu indah dan jangan malu mengakui budaya kita, orang dayak. Tetap bisa menginspirasi serta menjadi berkat untuk banyak orang adalah mimpi yang sesungguhnya bagi saya,” jelas dara yang kerap dipanggil Dea ini.

(Baca: Dara Cantik Ini Ingin Jadikan Dayak Sentra Keberagaman dan Toleransi )

 Untuk mencapai itu semua ia akan tetap bekerjasama dengan seluruh bujang dara gawai dayak kalbar 2017 dalam melanjutkan program- program kerja yg direncanakan serta tetap berkoordinasi baik dengan Ikatan Alumni Bujang Dara Gawai Dayak Kalimantan Barat (IKABUDAYAKALBAR).

 “Tidak lupa dibalik usaha harus tetap berdoa mengandalkan Tuhan, agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help