TribunPontianak/

Begini Cara Kantor Imigrasi Pontianak Layani Pemohon Paspor yang Sakit

Bisa saja kita jemput bola dengan mendatangi pemohon yang memang sakit berada di rumahnya.

Begini Cara Kantor Imigrasi Pontianak Layani Pemohon Paspor yang Sakit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Warga mendatangi kantor Imigrasi kelas 1 Pontianak untuk melakukan permohonan dokumen keimigrasian di kantor Imigrasi kelas 1 Pontianak, jalan Letjend Sutoyo, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (4/9/2017) sore.Untuk memudahakan masyarakat dalam mengajukan permohonan paspor, Imigrasi telah menyediakan layanan antrean paspor online yang bisa diakses melalui aplikasi repersasi nomor antrean, permohonan paspor secara online ini pemohon bisa menyesuaikan waktu dan hari kedatangan mereka ke kantor Imigrasi, dimana untuk satu hari kantor imigrasi kelas 1 Pontianak hanya menerima permohonan paspor sebanyak 175 orang yang dibuka sejak pukul 08.00-16.00 WIB. Tribun Pontianak/Anesh Viduka 

Laporan Wartawan Trubun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTINAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kasi lalulintas Keimigrasian kantor Imigrsi Klas I Pontianak, Drs. Sutoyo.MM mengatakan untuk oembuatan pasport tidak ada perubahan sejak awal, hingga pada implementasi dalam pengembangan pelayanan melalui antrean secara online.

"Jumlah berkisar 175 sampai dengan 200 pemohon paspot. Dalam antrean online kita patok sebesar 175 sedangka lebihnya itu kita pertuntukkan untuk kebutuhan khusus. Pemohon sakit dan pejabat negara dalam kepentingan dinas," ujarnya.

Makanya pelayanan imigrai juga dilaksanakanguna melayani orang-orang berkebutuhan khusus. Pihak imigrasi akan mendatangi setiap pemohon yang memang berkebutuhan khusus.

"Bisa saja kita jemput bola dengan mendatangi pemohon yang memang sakit berada di rumahnya. Untuk kebutuhan berobat ke luar negeri," katanya.

(Baca: Paspor Berbasis Online, Ini Penjelasan Kantor Imigrasi )

Selain itu bagi, yang berkebutuhan khusus lainnya. Contohnya bisa datang ke kantor imigrasi tapi harus dengan kursi roda atau memang dalam kondisi sakit maka ada jalur khusus.

"Kita akan berikan jalur spesial untuk mereka dalam pembuatan paspor ini. Sehingga memang beda dengan pelayanan normal lainnya," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help