TribunPontianak/

Perubahan Status RSUD, Ini Kata Diskes Kapuas Hulu

epala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, dr H Harisson menyatakan, status RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, telah berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah

Perubahan Status RSUD, Ini Kata Diskes Kapuas Hulu
TRIBUN PONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Wabup Antonius, Sekda Sukri, dan Ketua DPRD Rajuliansyah saat meninjau langsung persiapan proses operasi mata katarak secara gratis di RSUD Dr. Achmad Diponegoro Putussibau. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, dr H Harisson menyatakan, status RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, telah berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Perubahan tersebut, tidak terlalu berpengaruh dengan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

(Baca: Keberadaan Perpustakaan Sebagai Wacana Cerdaskan Kehidupan Bangsa )

"Perubahan ini menyangkut pengelolaan keuangan rumah sakit saja. Jika sebelumnya pendapatan rumah sakit itu disetor dulu ke Pemda, dan tahun depan baru dikembalikan lagi. Sehingga jasa dokter maupun perawat, yang melakukan pelayanan kepada pasien pembayarannya dilakukan tahun depan. Namun dengan BLUD ini, uang pemasukan dari pasien ini setidaknya bisa langsung dikelola sendiri," ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/9/2017).

Dengan perubahan status ini, rumah sakit dituntut meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

(Baca: Kedepankan Praduga Tak Bersalah Pada Kasus Hakim Suryana )

Sebenarnya pun dengan tidak BLUD, rumah sakit harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya harap kedepan bukan hanya rumah sakit saja statusnya berubah BLUD, tapi Puskesmas juga," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero berharap dengan status BLUD ini, rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help