TribunPontianak/

Operasi Katarak Gratis Kurangi Beban Pemerintah

Wakil Bupati Kapuas Hulu, membuka langsung Bhakti Sosial Operasi Katarak Pasien Pra Sejahtera secara gratis, di RSUD

Operasi Katarak Gratis Kurangi Beban Pemerintah
TRIBUN PONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Wabup Antonius, Sekda Sukri, dan Ketua DPRD Rajuliansyah saat meninjau langsung persiapan proses operasi mata katarak secara gratis di RSUD Dr. Achmad Diponegoro Putussibau. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero membuka Bhakti Sosial Operasi Katarak bagi pasien pra sejahtera secara gratis, di RSUD Dr. Achmad Diponegoro Putussibau, Jumat (8/9/2017).

Hadir juga Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri, Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu dr H Harisson, Ketua DPRD Kapuas Hulu Rajuliansyah, dan beberapa para undangan lainnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Diskes Kapuas Hulu, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), dan BCA.

(Baca: Punya Bahu Lebar? Siasati Dengan Atasan Sabrina )

Antonius menyatakan, kegiatan ini dirasakan sangat membantu Pemerintah Daerah, utamanya dalam segi anggaran.

Karena kalau harus dibebankan ke APBD, akan semakin menambah pengeluaran daerah.

"Kalau dirupiahkan kegiatan ini menghabiskan dana sekitar Rp 1 miliar, untungnya ini dilaksanakan secara gratis," ujarnya kepada wartawan.

(Baca: Maslikan: OTT Hakim Cemarkan Nama Lembaga )

Wabup menuturkan, apalagi saat ini anggaran APBD Kapuas Hulu sudah dilakukan pemangkasan dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 1,6 triliun.

"Kita harap kepada organisasi, dan lembaga agar peduli dengan masyarakat kecill, dengan cara melakukan berbagai kegiatan sosial yang bersifat membantu meringankan beban masyarakat," ucapnya.

(Baca: Terekam CCTV, Ekor Patung Singa di Vihara Singkawang Dirusak Orang Tak Dikenal )

Selain itu Antonius juga mengajak kepada masyarakat yang merokok untuk berhenti merokok. Uang membeli rokok gunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan.

"Bila masyarakat sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan, artinya mereka sudah aman. Sebab bila penyakit datang menyerang, walaupun mereka tidak memiliki uang, mereka tetap bisa berobat dengan gratis di pelayanan kesehatan," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help