TribunPontianak/

Kedepankan Praduga Tak Bersalah Pada Kasus Hakim Suryana

Makanya nanti prosesnya tetap sesuai yang lazimnya dan mengedepankan praduga tak bersalah.

Kedepankan Praduga Tak Bersalah Pada Kasus Hakim Suryana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Ketua PN Ketapang, Maslikan, Jumat (8/9). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Suryana belum lama ini, Ketua PN Ketapang, Maslikan menegaskan harus tetap mengedepankan praduga tak bersalah.

“Namanya OTT kalau sudah yang melakukannya seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang merupakan kewenangannya,” katanya kepada Tribun di Ketapang, Jumat (8/9/2017).

(Baca: Hakim Perempuan yang Ditangkap KPK Ternyata Alumnus Untan Pontianak, Ini Faktanya )

“Namun berkaitan dengan hal tersebut meskipun itu OTT. Berkaitan benar atau tidaknya tentu perlu ada pembuktian dahulu nantinya. Makanya nanti prosesnya tetap sesuai yang lazimnya dan mengedepankan praduga tak bersalah,” lanjutnya.  

Menurutnya hanya saja pada Mahkamah Agung itu biasanya kalau ada orang yang diduga melakukan tindak pidana dan dinyatakan tersangka. “Maka pasti akan diproses dan diberhentikan sementara meskipun belum dinyatakan bersalah,” tuturnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help