TribunPontianak/

Truk Melebihi Kapasitas Terjaring Razia

Iptu Sulardi mengimbau kepada pihak Perusahaan, khususnya para pengemudi kendaraan truk untuk disiplin berlalu lintas.

Truk Melebihi Kapasitas Terjaring Razia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Petugas Lantas Polres Kayong Utara memberhentikan sebuah truk bermuatan material, Rabu (7/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Mobil truk melebihi kapasitas kembali terjaring pihak Satuan Lalulintas Polres Kayong Utara saat menggelar kegiatan rutin penertiban lalu lintas di pertigaan jalan lingkar Sukadana, Rabu (6/9/2017).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kayong Utara, Iptu Sulardi mengimbau kepada pihak Perusahaan, khususnya para pengemudi kendaraan truk untuk disiplin berlalu lintas.

Kegiatan penertiban lalu lintas tersebut dikatakannya merupakan rangkaian kegiatan untuk penertiban lalu lintas di Kabupaten Kayong Utara yang saat ini pihak lebih diprioritaskan kepada kendaraan roda empat atau lebih.

(Baca: Beginilah Kondisi Sungai Landak Pasca Banjir Bandang )

 "Karena selama ini memang kurang disentuh oleh Polres Kayong Utara, yang masih fokus pengendara roda dua. Dan ini merupakan kegiatan rutin Polres Kayong Utara. Hari ini kami juga menertibkan kendaraan-kendaraan berat yang mengangkut material untuk pembangunan, yakni Kendaraan jenis truk,"terang Iptu Sulardi, Kamis (7/9/2017).

Ditambahkannya, bagi truk pembawa material bila mengangkut barang atau material harus sesuai prosedur, sesuai standar, dan harus menggunakan terpal agar material yang dibawa tidak tumpah ke badan jalan, yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Iptu Sulardi juga menginformasikan bahwa saat ini masih banyak sekali kendaraan yang daya angkutnya melebihi batas, yang menjadi perhatian pihak Satuan Lalulintas Polres Kayong Utara, termasuk kecepatan truk saat berkendara dijalan raya.

Ditambah lagi jalan Teluk Batang hingga Sukadana sangat sempit sangat rawan terjadi Laka.

"Selain itu banyak juga kendaraan truk pengangkut material untuk pembangunan yang melintas di jalanan, tidak mematuhi ketertiban berlalu lintas. Apalagi saat pihak perusahaan menggunakan alat berat yang menggunakan jalur atau jalan umum dalam pelaksanaannya. Pihak perusahaan hendaknya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, dalam hal ini Satuan Lalu Lintas Polres Kayong Utara,"ingatnya.

Padahal, sambungnya Polres Kayong Utara selalu siap bila diminta mendampingi kendaraan berat melintas menggunakan jalur umum, apa lagi untuk fasilitas umum.

"Saya sangat berharap pihak perusahaan jangan segan-segan untuk menyampaikan dan memberitahu bilamana bantuan untuk pengawalan jika mengangkut alat berat. Kemudian perlu diingatkan juga, para pengemudi truk yang mengangkut material dari perusahaan, memperhatikan keselamatan di jalan, jangan hanya mementingkan diri sendiri, tetapi disitu ada pengguna kendaraan lain," harapnya. 

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help