TribunPontianak/

Terpidana Mati Narkoba Asal Malaysia Ini Dipindahkan ke Lapas Pontianak

"Mengapa chong chee kok harus kami pindahkan dari Lapas Putussibau ke Lapas Pontianak, karena Rutan Putussibau tidak boleh dihuni Napi vonis tinggi,"

Terpidana Mati Narkoba Asal Malaysia Ini Dipindahkan ke Lapas Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Terdakwa Chong Chee Kok saat digiring oleh petugas, usai mendengar putusan hukum di PN Kapuas Hulu. Dimana dirinya dihukum mati oleh Majelis Hakim, Kamis (24/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRINBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Lapas kelas II B Putussibau Kapuas Hulu Mulyoko SH menyatakan, terpidana mati kasus narkoba Chong Chee Kok alias Kon Heng hari ini akan dipindahkan ke Lapas Pontianak, Kamis (7/9/2017).

"Mengapa chong chee kok harus kami pindahkan dari Lapas Putussibau ke Lapas Pontianak, karena Rutan Putussibau tidak boleh dihuni oleh Napi yang divonis hukuman tinggi, apalagi sampai vonis mati," ujarnya kepada wartawan.

Mulyoko menuturkan, nanti berangkat menggunakan pesawat garuda sekitar pukul 12.00 WIB, dengan pengawalan ketat baik dari Kepolisian maupun petugas Rutan sendiri.

(Baca: Mengejutkan! Terpidana Mati Kasus Narkoba Warga Malaysia Ini Jadi Mualaf )

"Semenjak chong chee kok menjadi penghuni Lapas Kelas II Putussibau, pengamanan disekitar lapas diperketat, dalam hal pengamanan pihaknya bekerjasama dengan Polri dan TNI," ucapnya.

Chong Chee Kok telah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Putussibau, karena terbukti telah menyeludupkan  narkoba jenis Sabu seberat 31,646,89 kilogram, dan 1,988 butir ekstasi dari Negara Malaysia.

Atas putusan vonisan tersebut, Chong Chee Kok melakukan banding melalui kuasa hukumnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help