TribunPontianak/

Tambang Granit Buka Lapangan Pekerjaan Baru

Masyarakat Kecamatan Teluk Batang berharap agar pertambangan dapat segera beroperasi untuk menjadi harapan baru mata pencaharian masyarakat sekitar

Tambang Granit Buka Lapangan Pekerjaan Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YouTube
Kunjungan DPR RI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Masyarakat Kecamatan Teluk Batang, khususnya warga yang pro kepada perusahaan tambang batu granit yang berinvestasi di sekitar desa mereka berharap agar pertambangan dapat segera beroperasi untuk menjadi harapan baru mata pencaharian masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan perwakilan masyarakat, Asnawi Usman usai menyampaikan aspirasi di hadapan belasan Anggota DPR RI Komisi IV dalam kunjungan kerja.

"Yang pasti, ini (perusahaan tambang batu granit) membuka lapangan pekerjaan, dan yang saya ketahui pihak perusahaan sudah membebaskan lahan masyarakat lebih dari sembilan puluh persen yang berada di kawasan pertambangan," kata Asnawi Usman, Kamis (7/9/2017).

(Baca: Hakim Perempuan yang Ditangkap KPK Ternyata Alumnus Untan Pontianak, Ini Faktanya )

Dijelaskannya, lokasi yang dibebaskan merupakan kawasan yang sudah mendapat izin eksploitasi dari Pemprov Kalbar.

Dari 155 hektare luas lahan yang diusulkan, perusahaan pertambangan hanya mengantongi sebanyak 53 hektare yang disetujui melalui rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup setempat.

"Ini perusahaan yang berinvestasi sudah menanamkan modalnya di KKU. Jika ini gagal, menjadi preseden buruk iklim investasi di Kayong Utara kedepannya," kata Usman.

(Baca: Paula Takut Tidur, Hewan Berbahaya Ini Masuk Rumahnya Saat Banjir )

Sementara itu masyarakat yang menolak beroperasinya perusahaan pertambangan tersebut berpendapat berbeda.

Mereka tetap menolak adanya perusahaan tambang granit dengan alasan keberadaan investasi granit akan merusak alam mereka.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help