TribunPontianak/

Frustasi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Tanjung Keling Nekad Bunuh Diri

"Korban juga mengalami penyakit susah tidur, selama mengidap penyakit tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Idris Baskara

Frustasi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Tanjung Keling Nekad Bunuh Diri
dokumen
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Seorang warga Dusun Kelao, Desa Tanjung Keling, Kecamatan Seberuang, beranisial RD (53) telah mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun rumput (bunuh diri), Rabu (6/9/2017) pukul 07.30 WIB.

"Penyakit yang dideritanya yaitu penyakit stroke ringan. Dimana sudah dideritanya sekitar dua bulan, bahkan sudah mengenai syaraf mata bagian kiri, sehingga mengganggu pengelihatannya," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Idris Baskara kepada wartawan, Kamis (7/9/2017).

Selain itu kata Idris, selama korban sakit semua kebutuhan pribadi korban dibantu oleh istrinya.

(Baca: Permasalahan Kesehatan Anak di Kota Pontianak, Satu di Antaranya Kerap Dianggap Sepele )

"Korban juga mengalami penyakit susah tidur, selama mengidap penyakit tersebut," ucapnya.

Saat kejadian korban bunuh diri, jelas Kasat Reskrim, istri korban sedang pergi kewarung membeli telur.

Sementara posisi korban berada dibelakang rumah, untuk mengambil buah pisang.

Saat istrinya pulang kerumah langsung melihat korban sudah terbaring diruang tamu.

"Melihat suaminya sudah tergeletak diruang tamu, istri korban langsung meminta tolong kepada tetangga maupun keluarga, lalu dibawa ke Puskesmas Seberuang, untuk dilakukan pertolongan medis, akan tetapi ditengah perjalanan nyawa korban tidak dapat tertolong," ujarnya.

Atas kejadian ini kata Idrus, pihaknya sudah mendatangi TKP melakukan pertolongan kepada korban, mengumpulkan barang bukti, melakukan penyelidikan, dan koordinasi dengan keluarga besar dan keluarga menerima peristiwa adalah musibah.

"Kami mengimbau masyarakat, tidak mudah putus asa menyikapi suatu permasalahan hidup," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help