TribunPontianak/

Pilkada Serentak

Alasan Ketua KPU Ungkap Kinerja Saat Ini Semakin Berat

Berkurangnya komposisi anggota KPU di beberapa kabupaten kota di provinsi ini membuat kinerja anggota KPU semakin berat.

Alasan Ketua KPU Ungkap Kinerja Saat Ini Semakin Berat
TRUBUN PONTIANAK/RIDHOINO KRISTO SM
Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdyawaty 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berkurangnya komposisi anggota KPU di beberapa kabupaten kota di provinsi ini membuat kinerja anggota KPU semakin berat.

Sebab ada beberapa daerah di kabupaten kota tersebut diakui sebagai daerah yang sulit.

“Saya tidak paham jika geografis menjadi pertimbangan, di Melawi itu ada daerah sulit. Kemudian Kayong Utara itu ada daerah kepulauan. Bengkayang juga, tapi kenapa menjadi tiga,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar, Umi Rifdiyawati, Minggu (3/9/2017).

Daerah yang berkurang itu di antaranya Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Sekadau, Mempawah, Melawi, dan Kayong Utara.

Masing-masing anggota KPU di daerah itu yang sebelumnya lima berkurang menjadi tiga orang saja.

(Baca: KPU Siapkan Rp 18 Miliar untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar )

Perubahan komposisi itu setelah disahkannya Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Ia mengatakan UU memang sudah disahkan, tapi pelaksanaannya tahun depan.

Sehingga ketika nanti proses seleksi tahun depan setelah masa tugas berakhir akan menyesuaikan dengan lampiran UU. 

“Sebagai pelaksana UU dan sudah menjadi UU kami tidak pada tataran membahas lagi karena sudah menjadi lampiran. Jadi kami hanya melaksanakan UU itu,” tambahnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help