TribunPontianak/

Tingkatkan Indeks Demokrasi, Wabup Minta Warga Tidak Termakan Isu Hoaks

Wagub menilai, bila semua pihak bersama-sama menjaga guna menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang lebih baik, maka indeks demokrasi bisa baik pula...

Tingkatkan Indeks Demokrasi, Wabup Minta Warga Tidak Termakan Isu Hoaks
TRIBUN PONTIANAK /RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya mengatakan, berkenaan dengan indeks demokrasi di Kalbar, hal ini bisa dicapai satu di antaranya dari peran penyelenggara Pemilu.

"Tergantung kita semua, termasuk unsur (lembaga) penyelenggara kita, baik KPU dan Bawaslunya untuk menjamin itu," katanya, Senin (28/8/2017).

Wagub menilai, bila semua pihak bersama-sama menjaga guna menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang lebih baik, maka indeks demokrasi bisa menjadi baik pula.

"Dan rakyat semua punya keinginan yang sama, melaksanakan hak suaranya dengan baik, para peserta juga berkomitmen untuk itu, saya kira indeks ini bisa kita pertahankan," ungkapnya.

(Baca: GO-JEK Komitmen Berkontribusi Positif di Pontianak )

Ia meyakini indeks demokrasi di Kalbar dapat tinggi.

Namun yang terpenting tidak ada isu berkaitan SARA.

Yang perlu diantisipasi ialah media sosial pengadu domba.

"Jangan sampai rakyat termakan berita hoaks yang tidak benar dan memecah belah kita," harapnya.

Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar pada 2016 lalu, indeks demokrasi di Kalbar pada 2015 sebesar 76,40 dari skala 0 sampai 100. Angka ini turun 4,18 poin dari tahun 2014 sebesar 80,58. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help