TribunPontianak/

Ini Motif Batik Saruwe Kalamange yang Akan Tampil di Malaysia

Batik ini sudah kami perkenalkan di masyarakat, baik itu disekolah di instansi pemerintah bahkan untuk kegiatan lainnya

Ini Motif Batik Saruwe Kalamange yang Akan Tampil di Malaysia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Dini Penk gelar pertemuan bersama ketua Dekranasda Bengkayang dan Kadisparpora Bengkayang di Hotel Swissbelinn, Minggu (27/8) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK. CO.ID, SINGKAWANG - Batik khas Kabupaten Bengkayang dikabarkan akan tampil pada even The Face Of Flawless Borneo Indonesia di Kuching, Serawak, Malaysia pada 31 Agustus 2017 mendatang. Hal ini mendapat sambutan positif dari Ketua Dekranasda Singkawang, Femi Suryadman Gidot.

"Suatu kebanggaan bagi kami, karena Bengkayang diberi kepercayaan untuk mengikuti even tersebut," ujarnya, Minggu (27/8)

Dalam even itu, pihaknya akan mengangkat Batik khas Bengkayang, batik Saruwe Kalamange. Dimana menurutnya Batik Saruwe Kalamange ini bukan hanya dipakai untuk seragam pegawai atau sekolah tapi juga sudah digunakan pada acara pesta, formal, semi formal maupun kasual.

"Batik ini sudah kami perkenalkan di masyarakat, baik itu disekolah di instansi pemerintah bahkan untuk kegiatan lainnya. Termasuk pula masyarakat karena bisa digunakan untuk acara semi formal," lanjutnya.

Melalui even ini, ia mengaku akan mencoba untuk mempromosikan pariwisata dan batik Bengkayang ke dunia Internasional.

"Karena even The Face Of Flawless Borneo Indonesia ini akan dihadiri sebanyak empat negara, yakni Brunai Darussalam, Malaysia, Indonesia dan Singapura. Tentu ini kesempatan bagus untuk kita perkenalkan batik Saruwe Kalamange ini di dunia internasional," tuturnya.

(Baca: Lama Tak Terdengar, Aktor Terkenal Dunia Tertangkap Kamera Memungut Sampah di Jalanan

Adapun ciri khas dari batik tersebut diakuinya terletak pada corak yang digunakan. Dimana menggunakan flora endemik khas Kabupaten Bengkayang.

"Batik Saruwe Kalamange ini bermotifkan Flora dan Fauna, untuk Floranya adalah kantung semar yang merupakan tanaman khas Kalimantan, sedangkan Faunanya adalah burung Ruai yang kita aplikasikan dalam bentuk motif batik khas Bengkayang," tutupnya.
 

-- 

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help