Jarvid Harap BKSDA Lebih Aktif Sosialisasi Larangan Jual Beli Telur Penyu

Hewan yang di lindungi tidak boleh dipelihara apalagi diperjualbelikan, termasuklah telur penyu ini. Harus dikembalikan ke habitatnya agar tidak punah

Jarvid Harap BKSDA Lebih Aktif Sosialisasi Larangan Jual Beli Telur Penyu
TRIBUN PONTIANAK/TRY JULIANSYAH
Telur penyu yang diamankan Balai Konservasi Singkawang III BKSDA Kalbar dari tangan LI saat berjualan di Pasar Alianyang Singkawang 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Singkawang, Jarvid membenarkan penertiban tersebut.

Bahkan dirinya menyatakan siap apabila ada instansi yang membutuhkan bantuan untuk melakukan penertiban.

"Hewan yang di lindungi tidak boleh dipelihara apalagi diperjualbelikan, termasuklah telur penyu ini. Harus dikembalikan ke habitatnya agar tidak punah," ujarnya, Jumat (25/8/2017).

Ia juga menghimbau bagi masyarakat Singkawang yang belum tahu akan hal itu, dia menyarankan agar masyarakat mau bertanya ke BKSDA.

Dimana saat menertibkan penjual telur penyu tersebut Sat Pol PP kota Singkawang juga ikut terlibat.

(Baca: Tim Patroli BKSDA Singkawang Ungkap Kronologi Penyergapan Penjual Telur Penyu )

"BKSDA juga diharapkan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai hewan yang di lindungi. Agar hal-hal seperti ini tidak terulang, tapi yang lebih penting memang kesadaran dari masyarakat juga," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved