Kebakaran di Desa Tebedak
Api Kebakaran Diduga Berasal Dari Colokkan Listrik
"Rumah bapak saya, yang tinggal di situ kakak saya, abang ipar saya dan empat anaknya. Mereka di bawah, saya di lantai dua sama kakak saya satu lagi,"
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dari informasi yang dihimpun, diduga asal mula api berasal dari colokkan listrik yang terbakar di lantai dua ruko paling kanan yang sehari-harinya berjualan makanan ringan dan minuman ringan.
Karena bahan bangunan yang memang sebagian terbuat dari semen dan sebagian lagi dari kayu, sehingga api dengan mudahnya menjalar.
"Dari colokkan listrik di lantai dua, tepat di atas kepala saya," ujar Andreas Aan kepada Tribun.
Dikatakan Aan, saat kejadian dirinya sama sekali tidak mendengar ada teriakan bahwa terjadi kebakaran.
(Baca: Tinjau Lokasi Kebakaran, Ini Pesan Bupati Karolin )
"Saya terbangun karena sudah panas di atas, api susah besar di atas saya tidur," terangnya yang bersyukur bisa selamat dari kejadian itu.
Tidak banyak barang yang bisa diselamatkan dari rumah yang dihuni delapan orang tersebut.
"Rumah bapak saya, yang tinggal di situ kakak saya, abang ipar saya dan empat anaknya. Mereka di bawah, saya di lantai dua sama kakak saya satu lagi," jelasnya.
Api akhirnya baru bisa dipadamkan oleh pemadam kebakaran sekitar pukul 05.00 WIB. "Habis semua terbakar, yang bisa diselamatkan itu hanya tv, motor, bensin, gas. Kalau yang lain ludes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kebakaran-landak_20170823_210252.jpg)