TribunPontianak/

Peserta JKN-KIS Meningkat, Tapi Ansharuddin Justru Sebut Terjadi Hal yang Ironi

Disisi lain juga ironi karena penduduk di Indonesia semakin banyak yang sakit...

Peserta JKN-KIS Meningkat, Tapi Ansharuddin Justru Sebut Terjadi Hal yang Ironi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Kepala BPJS Kesehatan Pontianak, Ansharuddin.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala BPJS Kesehatan Pontianak, Ansharuddin menuturkan walaupun tingkat jumlah peserta JKN-KIS di wilayah kantor cabangnya meningkat, namun kata dia, ada hal yang ironi.

"Jika melihat dari suatu sisi peserta JKN KIS mengalami peningkatan, namun disisi lain juga ironi karena penduduk di Indonesia semakin banyak yang sakit," ungkapnya, Selasa (22/08/2017).

Sehingga, karena hal itu, kata dia, pemerintah pusat dan daerah mulai difokuskan untuk gerakan-gerakan promotif dan preventif, yaitu Germas dan mulai ditingkatkan oleh Dinas Kesehatan.

(Baca Juga: Mudah! Daftar BPJS Kesehatan Bisa Lewat Drop Box, Lihat Videonya

Selain itu pula, menurutnya untuk kembali menambah jumlah peserta BPJS Kesehatan atau JKN-KIS sesuai dengan target, pihaknya melakukan dengan berbagai cara.

BPJS, kata dia, menambah titik pendaftaran peserta, menjangkau masyarakat dari kantor cabang atau kabupaten.

Titik pendaftaran tersebut adalah Kantor BPJS Kesehatan dengan system drop box, yang hanya dengan 5-7 menit selesai, lalu Mobile JKN dan website BPJS Kesehatan, kemudian BPJS Kesehatan care centre 1 500 400, Kelurahan (dropbox), kader JKN, serta klinik dan DPP yang masih dalam proses. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help