TribunPontianak/

Warga Luar Ketapang Ikut Lomba Kicau Burung Kejari Cup II, Ini Kata Ketua Panitia

Sehingga, adanya lomba ini bisa juga menjadi sumber penghasilan tambahan mereka

Warga Luar Ketapang Ikut Lomba Kicau Burung Kejari Cup II, Ini Kata Ketua Panitia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Kejari Ketapang, Joko Yuhono (tiga dari kiri) foto bersama pejabat Ketapang lainnya saat pembukaan Lomba Burung Berkicaung Kejari CUP II 2017 di halamaan kantornya, Minggu (20/8). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang melaksanakan Lomba Burung Berkicaung di halamaan kantornya, Minggu (20/8). Lomba bertajuk Kejari CUP II 2017 ini diikuti lebih kurang 400 peserta dari berbagai daerah bahkan luar Ketapang.

“Peserta lomba tidak hanya dari Ketapang tetapi juga ada dari daerah lain. Di antaranya dari Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak bahkan dari Provinsi Kalimantan Tegah,” kata Ketua Panitia Kegiatan, Newar kepada wartawan saat acara berlangsung.

Sebab itu menurutnya lomba ini tentu sangat memberikan dampak postif. Di antaranya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap burung. Serta mendatangkan orang atau wisatawan luar ke Ketapang dan lain sebagainya.

“Harapan kita perlombaan ini berdampak positif juga kepada masyarakat sekitar. Misalnya pada mereka yang berjualan makanan ringan dan lain sebagainya. Sehingga, adanya lomba ini bisa juga menjadi sumber penghasilan tambahan mereka,” ucapnya.

(Baca: Askiman Ajak  Masyarakat Teladani Para Pahlawan Bangsa

Ia memaparkan perlombaan ini dibagi empat kelas. Kelas Khusus A yakni Murai Batu Open A, Kacer A, Cica Hijau A dan Love Bird A. Kelas B yakni Murai Batu Open B, Kacer B, Cicak Hijau B, Love bird B, Kenari B, Serindit B dan Jenggot Open B,

Kemudian Kelas C yakni Murai Batu, Kacer, Cicak Hijau, Kenari, Kolibri, Serindit dan Pentet. Serta Kelas D yakni Murai Batu, Kacer, Leci, Ciplek, Kolibri, Mantenan dan Cililin. Burung kicau yang diperlombakan bukan hasil tangkapan liar.

(Baca: Lomba Burung Bekicau di Halaman Kejari Ketapang Sedot Perhatian Warga

Namun merupakan penangkaran atau peliharaan. Jurinya dari BNR dan bersertifikat serta sudah mengikuti pendidikan dan latihan “Jadi perlombaan burung berkicau ini juga sebagai wadah untuk memotivasi pelestarian burung pada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya pemenang lomba akan mendapatkan hadia jutaan rupiah. Serta doorprize berupa dua sepeda motor khususnya pada Kelas A dan Kelas B. “Perlombaan burung berkicau ini merupakan event tahunan Kejari Ketapang,” tuturnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help