TribunPontianak/

Mandiri: Ini Pesan Buat Tetangga, Bahwa Perbatasan Diurus 

Direktur Government and Institutional Bank Mandiri Kartini Sally, memastikan PLBN Entikong memiliki potensi luar biasa

Mandiri: Ini Pesan Buat Tetangga, Bahwa Perbatasan Diurus 
Tribun Pontianak/Anesh Viduka
Direktur Government and Institutional Bank Mandiri Kartini Sally (kiri) bersama Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis DJBC Kemenkeu Sugeng Aprianto, Kepala Kanwil DJBC Kalimantan bagian Barat Saifullah Nasution saat melakukan uji coba alat pembayaran mini ATM Mandiri (mesin EDC) yang ditempatkan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Kamis (10/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  ENTIKONG- Direktur Government and Institutional Bank Mandiri Kartini Sally, memastikan PLBN Entikong memiliki potensi luar biasa. Oleh karena itu, Layanan Mini ATM diresmikan pertama kalinya di PLBN Entikong.

"Di tengah era digitalisasi, maka pemerintah harus memanfaatkan kemudahan itu. Jadi lewat layanan Mini ATM ini, penerimaan negara langsung tercatat secara real time, negara juga punya data yang lebih tepat," katanya saat berada di Entikong, Kabupaten Sanggau, usai meresmikan operasional ATM Mini Bank Mandiri di PLBN Entikong, Kamis (13/8/2017).

Di tengah potensi yang besar, sangat disayangkan bila hanya impor saja, maka ekspor perlu didorong pula.Namun, ia memastikan ini tak terlepas dari semangat Nasionalisme.

(Baca: Mandiri Siapkan Mini ATM Layani Pembayaran Online Cukai dan Kepabeanan di Entikong )

"Ini kan tempat perlintasan. Maka kita perlu atur semuanya, ini pesan buat Tetangga sebelah bahwa perbatasan ini sudah kita urus," ucapnya.

Dia mencontohkan Denpasar pada 2016, penerimaan negara sekitar Rp 1,3 miliar, nah setelah uji coba layanan mini ATM, hanya kurun waktu setengah tahun penerimaan negara sudah di angka yang sama.

"Dulu kan wisatawan yang lewat kesulitan karena disuruh bayar cash dan harus IDR, makanya sekarang ada debet untuk memudahkan. Jadi penerimaan bagi negara akan semakin besar," kata Kartini.

Sementara bagi Bank Mandiri, lewat layanan ini bisa menjadi database bank pelat merah tersebut.
Yakni bisa dideteksi siapa pembayar pajak, siapa saja business man di sini.

"Kita bisa follow up sebagai nasabah. Kalau dia eksportir maka kita bantu dengan pembiayaan ekspor atau kredit dari Bank Mandiri," tandasnya.

Lalu manfaat bagi masyarakat, lanjut Kartini, tentu dengan proses yang lebih cepat serta jumlah uang yang disetorkan sesuai dengan Billing, maka masyarakat merasa makin yakin bahwa uangnya dimiliki langsung disetorkan pada negara.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help