TribunPontianak/

Hadiri Ultah HKBP, Jarot Akan Bantu Pembangunan Rumah-rumah Ibadah

Acara HUT Gereja HKBP juga dirangkai dengan pesta pembangunan sekolah minggu dan pembangunan gedung serbaguna....

Hadiri Ultah HKBP, Jarot Akan Bantu Pembangunan Rumah-rumah Ibadah
Tribun Pontianak/Rizky Prabowo Rahino
Bupati Sintang Jarot Winarno disambut keluarga besar Gereja HKBP saat hadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Gereja HKBP Resort Sintang, Jalan Aji Melayu, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Minggu (13/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang didampingi Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang hadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Gereja HKBP Resort Sintang, Jalan Aji Melayu, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Minggu (13/8/2017).

Acara HUT Gereja HKBP juga dirangkai dengan pesta pembangunan sekolah minggu dan pembangunan gedung serbaguna. Bupati Sintang Jarot Winarno menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang hadir di tengah-tengah masyarakat dalam hal keagamaan.

 “Sesuai dengan visi-misi Pemkab Sintang. Pada poin religius, Pemkab mendorong berbagai aspek pembangunan di bidang kerohanian dari seluruh agama di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

(Baca: Ada Kelasi Di Hutan Baning Buat Warga Takjub )

 Jarot menambahkan Pemkab akan bantu pembangunan rumah ibadah tanpa memandang agama. Pemkab akan bantu bangun masjid, gereja, kelenteng, vihara dan tempat ibadah lainnya.

 “Pemkab dukung tanpa perbedaan. Kita bersama-sama menyelesaikan bangunan dan tidak hanya berpangku tangan terhadap sumbangan donatur. Semua jemaat HKBP bisa menyumbang. Saya harap tahun depan progres pembangunan kedua sarana penunjang ibadah selesai. Paling tidak di atas 70 persen,” harapnya.

 Orang nomor satu di Bumi Senentang ini juga mengapresiasi kerjasama dari etnis Batak yang turut berkontribusi nyata bersama etnis-etnis lainnya membangun Kabupaten Sintang.

 “Saya berterimakasih kontribusi masyarakat Batak pada pembangunan Kabupaten Sintang selama ini,” tukasnya.

 Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, O Sihombing memaparkan gedung serbaguna dan sekolah minggu HKBP dibangun pada lahan seluas 30x50 meter persegi. Pembangunan kedua gedung diperkirakan menelan dana senilai Rp 5 miliar.

 “Pembangunan direncanakan beberapa tahap. Jadi polanya ya jangka panjang. Kami sesuaikan kondisi pendanaan tersedia,” terangnya.

 O Sihombing menambahkan pada tahap pertama tahun 2016 lalu, pihaknya telah lakukan penggusuran lahan tanah, pembuatan lantai dan kerangka badan. Tahap pertama menelan biaya sekitar Rp 1,1 miliar.

 “Tahap kedua tahun 2017, kita rincikan biaya sekitar Rp 1,2 miliar untuk pengerjaan kuda-kuda atap dan pembangunan atap,” imbuhnya.  

 Pembangunan kedua gedung adalah dambaan para jemaat HKBP. O Sihombing menyadari keterbatasan pihak gereja dalam penyelesaian bangunan.

 “Pembangunan kedua gedung tidak dapat berjalan lancar tanpa dukungan semua pihak. Kami berharap Pemkab Sintang memberi dukungan materi dan pemikiran agar pembangunan gedung dapat terwujud,” harapnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help