TribunPontianak/

Aksi Tolak Jadi Target Akan Sambangi Warung Penjual Rokok

Presiden Fantasi, Ariq Ananta Wiguna mengatakan bahwa di dalam Aksi Tolak Jadi Target Industri Rokok akan menyambangi warung rokok

Aksi Tolak Jadi Target Akan Sambangi Warung Penjual Rokok
Tribun Pontianak/Wahidin
Presiden Forum Anak Cinta Singkawang (Fantasi), Ariq Ananta Wiguna 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG- Presiden Forum Anak Cinta Singkawang (Fantasi), Ariq Ananta Wiguna mengatakan bahwa di dalam Aksi Tolak Jadi Target Industri Rokok para perwakilan Osis SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah akan menyambangi warung penjual rokok di sekitar sekolah.

Oleh karena itu, lewat Technical Meeting (TM) yang baru saja dilaksanakan kemarin (12/8/2017) disetujui bahwa Osis setiap sekolah akan membentuk tim khusus. Kemudian tim tersebut yang akan mulai melakukan negosiasi dengan pemilik warung.

"Senin ini Osis dari sekolah-sekolah sudah membentuk tim. Langkah pertama kita akan negosiasi dulu dengan pemilik warung di sekitar sekolah, terutama warung yang menjual rokok. Semua itu akan berjalan secara bertahap dan kita targetkan waktunya," katanya, Minggu (13/8/2017) siang.

(Baca: Fantasi Gandeng Osis SMA di Singkawang Sukseskan Aksi Tolak Jadi Target )

Ia merencanakan setelah negosiasi dijalankan oleh semua perwakilan Osis di setiap sekolah, maka aksi serentak akan dilaksanakan di tangga 24 Agustus 2017.

Dimana tim khusus Osis akan meminta dukungan petisi kepada pihak kepala sekolah, guru, staff, dan para siswa-siswi.

"Kemudian kita membuat petisi dukungan aksi tolak jadi target minimal dapat 100 dukungan. Nanti setelah ada petisi berarti sekolah itu siap. Kemudian dari Osis akan bergerak ke warung-warung yang sudah didatangi sebelumnya," paparnya.

Setelah datang ke warung tersebut, Osis akan melepaskan poster-poster iklan rokok yang masih menempel. Kemudian poster tersebut diganti dengan poster komik unik yang diisi oleh kata-kata yang membawa pesan moral.

Sehingga menjadi suatu bentuk aksi nyata menolak target dari industri rokok

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help