TribunPontianak/

Satarudin Desak Pemkot Beri Jaminan Kesehatan Pemadam Kebakaran

Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin meminta instansi terkait segera memvalidasi data-data anggota pemadam kebakaran swasta yang ada di Kota Pontianak

Satarudin Desak Pemkot  Beri Jaminan Kesehatan  Pemadam Kebakaran
TRIBUNPONTIANAKFILE/YOUTUBE
SATARUDIN 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin meminta instansi terkait yang menangani pemadam kebakaran segera memvalidasi data-data anggota pemadam kebakaran swasta yang ada di Kota Pontianak.

Hal itu diungkapkannya karena sampai saat ini Pemkot belum mengeluarkan jaminan kesehatan bagi seribu lebih anggota pemadam kebakaran swasta.

"Kita minta cepat itu ditangani oleh bidangnya, saat inikan di Satpol-PP dulu di BPBD. Sudah bertahun-tahun di BPBD masa datanya masih belum ada. Apa kerja BPBD dulu mengkoordinir data administrasinya," ucapnya saat dihubungi, Minggu (13/8/2017).

Ia menegaskan peralihan dari BPBD ke Satpol PP bukanlah alasan untuk lama-lama dalam memproses jaminan kesehatan para anggota pemadam kebakaran ini.

(Baca: Gelar Aksi Sosial, Puluhan Pemuda LDII Cat Rumah Penduduk di Beting )

"Bukan alasan kalau peralihan itu, kan seharusnya data-data itu sudah ada dari BPBD dulu, nah sekarang dilanjutkan di Satpol-PP. Kalau divalidasi memang sudah seharusnya karena mereka para pemadam ini jugakan mungkin sudah ada jaminan kesehatan sendiri bagi yang bekerja diinstansi," tegasnya.

Satar meminta agar pemberian BPJS ini disegerakan pada anggota pemadam, jangan sampai para pekerja sosial ini mengalami kesulitan jika mendapat musibah kala mau berobat.

Ia juga mempertanyakan sistem dari BPBD yang dulu menangani kebakaran, seharusnya data-data sudah ada dan bisa divalidasi sekarang ini.

Politisi PDIP daerah pemilihan Pontianak Timur ini meminta, instansi untuk berkoordinasi dengan yayasan pemadam kebakaran yang ada sesegera mungkin, agar permasalahan ini segera diselesaikan.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help