TribunPontianak/

Citizen Reporter

PII Luncurkan Perpustakaan Jalanan di Kalbar, Ini Tujuannya

Perpustakaan Jalanan ini di luncurkan sebagai bentuk apresiasi PII terhadap pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia.

PII Luncurkan Perpustakaan Jalanan di Kalbar, Ini Tujuannya
ISTIMEWA
Pengunjung membaca buku pada perpustakaan jalanan yang dilakukan PW PII Kalbar di Taman Digulis. 

Citizen Reporter
Departemen Pembinaan Aparatur Daerah PW PII Kalbar,Ahmad Ghozali 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Meningkatkan budaya literasi adalah salah satu topik pembahasan saat diadakannya pertemuan yang dilakukan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dengan Presiden RI Joko Widodo yang digelar, Kamis (3/8/2017) lalu.

Pasca pertemuan itu, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Kalimantan Barat (PW PII Kalbar) langsung meluncurkan program Perpustakaan Jalanan Khatulistiwa, Sabtu (12/8) kemarin.

“Perpustakaan Jalanan ini di luncurkan sebagai bentuk apresiasi PII terhadap pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia. Selain di Kalimantan Barat ini, PII juga telah memiliki Perpustakaan Jalanan di beberapa wilayah seperti Jakarta dan Kalimantan Selatan. Dan rencananya akan dibentuk disetiap wilayah yang ada di Indonesia,” ujar Dede Ari Kusuma Ketua Umum PW PII Kalbar sekaligus penanggung jawab pelaksana saat ditemui di tempat kegiatan, Sabtu (12/8).

Dede menambahkan, dalam pertemuan perdana Perpustakaan Jalanan yang dilaksanakan pada pukul.20.30 Wib. di Taman Digulis Kota Pontianak tersebut, memang terbilang tidak terlalu ramai yang ikut serta, dikarenakan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Tapi Perpustakaan Jalanan tersebut tetap berjalan dengan baik.

Selain pembaca diajak untuk membaca gratis, mereka juga berdiskusi tentang buku-buku yang dibaca. Sekalipun memang ada beberapa pembaca yang tidak memiliki minat untuk membaca, namun ia tetap berusaha untuk mencoba menjadikan membaca sebagai hobinya.

“Kalau untuk membaca memang tidak rajin sih. Tapi suka aja liat buku-buku sebanyak ini. Dan memang di Pontianak ini minat untuk membaca sangat kurang. Jadi, program ini bagus biar pada semangat untuk membaca. Apalagi ada diskusinya, jadi saya lebih suka diskusinya dari pada membacanya,” ungkap Citra salah satu pembaca.

“Ini merupakan langkah awal kami untuk membuat Perpustakaan Jalanan yang bersifat rutin dan keliling ke tempat-tempat strategis yang ada di Kota Pontianak. Nantinya kita juga akan coba buat lagi di daerah lain seperti Mempawah dan Singkawang,” ujar Dede.

“Target kami, minat membaca masyarakat khususnya pelajar semakin betambah banyak. Dan tentunya itu tidak dapat kami lakukan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat itu sendiri. Dan kami sangat menyambut baik jika ada yang ingin bergabung atau sekedar menyumbangkan buku,” ungkap Dede.

“Adanya Perpustakaan Jalanan ini harapannya tentu minat membaca masyarakat semakin meningkatnya. Karna semakin meningkatnya minat membaca, semakin meningkat pulalah wawasan dan kercerdasan masyarakat. Dan inilah yang menjadi misi utama kami,” tuturnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help