TribunPontianak/

Jaminan Kesehatan Anggota Pemadam Kebakaran Masih Menunggu SK Wali Kota

"Kalau dari Dinas Kesehatan siap membayarkan jaminan kesehatannya jika sudah ada SK Wali Kota.

Jaminan Kesehatan Anggota Pemadam Kebakaran Masih Menunggu SK Wali Kota
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinkes Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan kalau dinas kesehatan siap mengeluarkan jaminan kesehatan pada setiap anggota pemadam kebakaran di Kota Pontianak.

Bahkan ia katakan dengan anggaran Rp 3, 8 miliar, berapa pun jumlah pemadam yang namanya tercantum dalam SK Wali Kota Pontianak, akan biayai.

Namun prosesnya saat ini ada di Satpol-PP yang kini membidangi pemadam kebakaran Pontianak. Pihak Dinas Kesehatan hanya mengeluarkan anggarannya saja.

"Kalau dari Dinas Kesehatan siap membayarkan jaminan kesehatannya jika sudah ada SK Wali Kota. Namun saat ini belum ada SK, jadi kita tidak bisa mengeluarkan anggarannya," katanya, Minggu (13/8/2017).

(Baca Juga: Ditjen Bea Cukai Sebut Entikong Segera Layani Perdagangan Komersial

Dia menjelaskan pemadam kebakaran swasta di Pontianak sebagian bekerja di tempat lain dan menjadi petugas damkar hanya sambilan atau hanya sebagai bentuk pengabdian sosial.

Tentu sebagian di antara mereka sudah memiliki BPJS. Nantinya jumlah ini juga akan dipilah. Pihaknya sendiri menganggarkan Rp3,8 Miliar untuk untuk jaminan kesehatan. Sedangkan data anggota pemadam harus divalidasi terlebih dahulu.

"Pemadam kita di Pontianak ini ada juga mereka yang telah kerja di tempat lain. Karena ini harus kita pilah, yang belum baru akan diberikan BPJS dari Pemkot" pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help