TribunPontianak/

Imbas Moratorium Rekrutmen ASN, Begini Nasib Kebutuhan Guru di Mempawah

Ketua PGRI Kabupaten Mempawah Hamzah mengatakan meskipun gelombang pensiun tenaga guru di mempawah terjadi pada 2018 mendatang kekurangan tenaga guru

Imbas Moratorium Rekrutmen ASN, Begini Nasib Kebutuhan Guru di Mempawah
ISTIMEWA
Ilustrasi ASN

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Ketua PGRI Kabupaten Mempawah Hamzah mengatakan meskipun gelombang pensiun tenaga guru di mempawah terjadi pada 2018 mendatang, kekurangan tenaga guru di mempawah sudah mulai terasa.

Menurutnya pemerintah perlu menyadari bahwa majunya sebuah bangsa tidak lepas dari peran dari guru.

Oleh karena itu, pemerintah tentunya harus memikirkan bagaimana solusinya mengatasi kekurangan tenaga guru yang sedang terjadi baik karena pensiun maupun karena telah meninggal dunian.

“Kekurangan tenaga guru sudah mulai terasa saat ini mulai jenjang SD, SMP hingga ke tingkat SMA,” ujarnya. Minggu (13/8/2017).

(Baca: Nelayan Kuala Mempawah Minta Pemerintah Hapus Trawl )

Upaya PGRI saat ini hanya bisa memberikan dukungan dari pemerintah untuk segara melakukan penerimaan tenaga guru.

“Pengurus PGRI Pusat juga terus  mendorong supaya guru honor bisa di angkat menjadi pegawai negeri dengan  melihat pengabdian yang telah dilakukan,” ujarnya.

Meskipun terjadi kekurangan tenaga guru di Mempawah.

Hamzah menuturkan peran guru honor dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini sangat membantu.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help