TribunPontianak/

Musim Pancaroba, Ini Penyakit Yang Sering Menyerang Balita

Iklim ini menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat tubuh mudah terserang penyakit apalagi bagi anak-anak.

Musim Pancaroba, Ini Penyakit Yang Sering Menyerang Balita
SHUTTERSTOCK
flu 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perubahan cuaca yang ekstrim membuat ibu-ibu menjadi was-was. Perlindungan terhadap keluarga emang harus lebih ekstra, belum lagi untuk anak-anak yang belum punya sistem imun yang terlalu kuat.

Perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan, dari udara panas menyengat berubah menjadi dingin dann lembap. Iklim ini menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat tubuh mudah terserang penyakit apalagi bagi anak-anak.

Saat pergantian musim terjadi, tubuh pun beradaptasi untuk menghadapi perubahan musim yang terjadi. Kondisi seperti inilah yang kemudian menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat tubuh mudah terserang penyakit.

(Baca Juga: Pegawai UPT Perbatasan Tak Punya Jabatan, Ini Penyebabnya

Bagi para ibu, menjaga kesehatan buah hati tercinta menjadi prioritas utama. Mengingat balita belum memiliki daya tahan tubuh yang sempurna. Balita sangat rentan diserang berbagai kuman.

Awalnya balita diserang demam tinggi. Perlu diketahui demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Demam bisa merupakan gejala sebuah penyakit.

Baca: Terima Laporan Penyalahgunaan di Medsos, Ini Kata Kapolsek Singkawang Barat

1. Flu
Penyakit ini paling sering muncul saat cuaca ekstrem. Bila kita tidak maksimal menjaga daya tahan tubuh balita dengan baik, penyakit ini mudah sekali menyerang.

2. ISPA
Penyakit Saluran Pernafasan merupakan salah satu penyakit yang biasa diderita balita di musim pancaroba ini. Penyakit ini didahului dengan demam (37,4 – 39,4 derajat Celsius) dan menyerang sistem pernapasan.

3. Gangguan Pencernaan
Diare adalah penyakit yang paling sering terjadi. Penyakit ini disebabkan kuman atau virus yang mencemari makanan dan minuman yang dikonsumsi balita. Penyakit ini ditandai dengan frekuensi buang air yang cair, mual dan muntah yang biasanya disertai demam, sakit kepala dan mulas-mulas.

4. Alergi di Kulit
Penyebabnya, selain diakibatkan perubahan cuaca yang drastis, juga karena si kecil suka sekali bermain hujan-hujanan. Akibatnya kulitnya tercemar zat-zat tertentu yang membuatnya alergi.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help