TribunPontianak/

Kenapa Imunisasi Pada Anak Penting? Dokter Yang Bertugas Di Ketapang Ini Beberkan Alasannya

Dokter Puskesmas Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, dr. Harry M.P.Sitorus mengungkapkan pentingnya imunisasi pada anak.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dokter Puskesmas Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, dr. Harry M.P.Sitorus mengungkapkan pentingnya imunisasi pada anak.

Menurutnya, Imunisasi pada masa anak – anak telah berhasil mengurangi dampak akibat berbagai penyakit menular utama secara bermakna.Imunisasi aktif menginduksi kekebalan tubuh (imun) dengan vaksinasi baik dengan pemberian vaksin atau toksoid (toksin yang dinonaktifkan).

Sedangkan imunisasi pasif mencakup transfer antibody transplasenta (lewat ari-ari) dari ibu kepada bayi dan pemberian antibodi, baik dalam bentuk immunoglobulin ataupun antibodi monoclonal.

(Baca: Foto-foto Sutarmidji Terima Penghargaan Menteri PUPR )

Vaksin dapat berasal dari virus hidup yang dilemahkan (vaksin polio, campak, gondongan, rubella, varisela dan influenza nasal), virus yang dimatikan atau diinaktifkan (vaksin polio suntik, hepatitis A dan influenza intramuscular), produk rekombinan (hepatitis B, Human Papilloma Virus), virus reassortant (rotavirus) atau komponen imunogenik bakteri (pertussis, Haemophilus influenza tipe b dan Streptococcus pneumonia) dan golongan toksoid (difteri, tetanus).

Jadwal imunisasi untuk anak di Indonesia direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).,Vaksin sebaiknya diberikan setelah informed consent (penjelasan) diperoleh,pemberi pelayanan kesehatan harus memberikan kepada orangtua atau pasien fotokopi informasi tentang vaksinasi sebelum pemberian vaksinasi.

Sebagian besar vaksin diberikan secara suntikan intramuscular (dalam otot) atau subkutaneus (dibawah kulit).Lokasi yang dianjurkan adalah bagian paha samping bagian depan pada bayi dan deltoid (otot lengan atas) pada anak.Vaksinasi multiple (lebih dari satu) dapat diberikan secara bersamaan pada lokasi tubuh yang terpisah (bagian tubuh yang berbeda atau lokasi yang terpisah lebih dari 1inchi),cara ini tidak mengurangi respons imun.

Vaksin campak, gondong, dan rubella (MMR-Measles, Mumps, dan Rubella) serta vaksin vaksin varisela (cacar air ) dapat diberikan secara bersamaan atau terpisah dengan interval lebih dari 30 hari.

Pemberian produk darah dan imunoglobulin dapat mengurangi respons imun terhadap vaksin virus hidup apabila vaksin tersebut diberikan sebelum interval antara pemberian produk darah atau imunoglobulin yang direkomendasikan.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help