TribunPontianak/

Jelang Pilbup Kubu Raya, Junaidi Ajak Warga Pilih Figur Sesuai Hati Nurani

Secara global, idaman pemimpin masyarakat, pastinya pemimpin yang rela berkorban untuk masyarakat Kubu Raya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Tokoh Masyarakat Kubu Raya Dede Junaidi mengatakan pesta demokrasi pada pilkada mendatang akan memilih kembali kepala daerah untuk 5 tahun mendatang. Masyarakat tentunya akan sangat antusias sekali untuk menyalurkan hak pilih, dalam memilih figur pimpinan sesuai hati nurani.

"Berbicara keinginan masyarakat tentu, tak akan jauh perbedaannya. Secara global, idaman pemimpin masyarakat, pastinya pemimpin yang rela berkorban untuk masyarakat Kubu Raya," ujarnya. Sabtu (12/8).

Kubu Raya sebagai daerah yang baru, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat pasti akan mencari pemimpin yang mampu membawa perkembangan pembangunan pada Kubu Raya ini.

"Saya pikir ini, menjadi peluang bagi masyarakat. Apalagi dengan sudah banyaknya bermunculan balon-balon. Termasuk incumben Bupati Kubu Raya Rusman Ali," ungkapnya.

Masyarakat mengharapkan agar pagelaran pilkada bisa berjalan aman dan tertib. Meski suasana panas tapi tetap ini sebagai proses demokrasi yang saling menghormati dan menjungjung tinggi.

"Sesuai dengan keinginan pemintah sekarang ini guna mewujudkan keharmonisan. Sebab dengan adanya keharmonisan, perkembangan daerah akan bisa terwujud," tuturnya.

Sesuai keaneragaman kultur dan budaya, Kubu Raya, figur pemimpin yang mampu membawa keharmonisah sangat tepat sekali untuk memimpin Kubu Raya. Sebab keharmonisan merupakan kunci utama.

"Makanya dalam visi misi seorang calon pemimpin, mereka harus bisa kriteria yang mengayomi. Serta harus memiliki 4 sikap wajib, yaitu konsekwen, komitmen, konsisten dan relegius. Tidak mengumbar janji hanya isapan jempol dan angin surga," tandasnya.

Para calon lanjut Dede, wajib  mewujudkan langsung dari 4 sikap dan jika terpi lih siap menyumbangkan sebagian dari gaji kepada masyarakat seperti masjid, pasantren dan organisasi sosial lainnya.
"Dan kalau bisa memperbesar dana pusat, agar pembangunan di Kubu Raya semakin cepat tercapai. Masyarakat mungkin bisa merasakan, sebab figur kali ini merupakan pernah dan sedan memegang tampuk kekuasaan di Kubu Raya. Masyarakat tentu akan sangat mudah untuk membedakannya. Dimana sekarang juga terbangun jalan poros. Dan dulunya juga ada produksi padi di Kubu Raya," pungkasnya. (sid)

-- 

Penulis: Madrosid
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help