TribunPontianak/

Gagal ke Tanah Suci Karena Tergiur Harga Murah, Ini Tips Dari Travel Umrah dan Haji Pontianak

Setelah itu visanya keluar, tiketnya ada semua tinggal diatur untuk keberangkatannya dan bertemu di bandara

Gagal ke Tanah Suci Karena Tergiur Harga Murah, Ini Tips Dari Travel Umrah dan Haji Pontianak
ISTIMEWA
Wagub Kalbar, Christiandy Sanjaya besera istri saat memberikan ucapan selamat jalan untuk calon jemaah haji yang hendak berangkat ke Embarkasi Batam. 

Menurutnya pula, untuk mengecek travel yang berizin tidaknya paling gampang adalah mengecek izin umrahnya, apalagi sekarang sudah lebih mudah dengan online bisa diakses diwebsite Depag.

Selain itu, kata dia, bisa juga dicurigai saat sudah mendaftar dan kepengurusan paspor, ksrena sudah harus menunjukan surat pengantar ke Depag, jika surat pengantarnya sudah menggunakan nama travel lain, itu sudah tanda-tanda.

"Yang pasti pertama harus dicek izinya, untuk Pontianak sudah banyak, karena dari Jakarta masuk ke Pontianak buka cabang, dan tampaknya sudah ada 10an Travel yang berizin di Pontianak," katanya.

Agar tidak mudah tertipu, menurutnya jangan tergoda harga murah yang tidak rasional karena ujung-ujungnya berakhir sama dengan kasus travel yang baru-baru terjadi dan akhirnya dibekukan.

Lalu yang kedua, kata dia adalah mengecek izinnya, yang penting izin dan jangan tergoda harga fantastis, harus rasional.

Staff Officer Ihya Tour dan Travel, Muchammad Ariffin menuturkan untuk travel yang mempunyai izin resmi minimal domisilinya di Kota Pontianak.

Untuk ditravel tempatnya bekerja, Ia mengatakan untuk Umrah mulai dari Rp. 23,5 juta sampai dengan unlimeted.

"Untuk lebih jelas juga bisa di Kemenag, karena yang resmi sepengetahuan saya baru lima Travel," katanya.

Dikatakannya, jika memang ada travel yang diduga abal-abal harus segera dilaporkan ke Kemenag atau Mabes Polri.

"First Travel di Kalbar, sepengatahuan saya banyak juga gagal berangkat, tapi untuk harga ditawarkan dibawah Rp. 20 juta harus dipikirkan kembali," ungkapnya.

Ia pun mengimbau bagi masyarakat Kalbar, harus memilih travel yang punya izin resmi Kemenag, dan sesuai peraturan perundang - undangan. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help