TribunPontianak/

First Travel Tersandung Masalah, Calon Jemaah Umrah Ini Kehilangan 14, 3 Juta

Terakhir memberangkatkan bulan puasa, Andri owner First Travel masih optimis memberangkatkan orang,

First Travel Tersandung Masalah, Calon Jemaah Umrah Ini Kehilangan 14, 3 Juta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Aidy (28) satu diantara calon jamaah umrah asal Kota Pontianak yang sudah daftar ke First Travel 

Namun, kata dia, hal tersebut harus gagal dikarenakan owner First Travel mendekam di Bareskrim dan belum lama ini kantor pihak travel tersebut disegel pihak Kepolisian.

"Banyak orang minta uang kembali juga di sana (kantor First Travel, Red) ada petugas juga, korporatif. Jika mau refund, di refund, jika mau memberangkatkan, memberangkatkan, namum jika refund hanya dibayarkan 50 persen," katanya.

Walaupun belum berangkat dari janji pihak First Travel akhir tahun 2017, Ia tetap optimis.

"Kecewalah pasti, masih optimis berangkat, First travel, memberangkatkan jika dokumen lengkap. Kami memang dijadwalkan akhir tahun. Awalnyakan Owner First Travel, Andri, meminta di kembalikan izin usaha dengan Kemenag, tertanya setelah dari Kemenag malah ditangkap oleh Bareskrim," ungkapnya.

Menurutnya, dengan ditangkap owner First Travel tersebut, tentu akan mempersulitnya untuk berangkat umrah.

"Karena sudah di Bareskrim susah memberangkatkan orang. Terakhir memberangkatkan bulan puasa, Andri owner First Travel masih optimis memberangkatkan orang," tuturnya.

Aidy yang mengaku langsung mendaftar umrah di Jakarta tersebut pun pasrah, menurutnya tidak apa jika tidak jadi berangkat asal dokumennya dikembalikan.

"Uang tidak dikembalikan pun tidak apa, asal dokumen dikembalikan. Karena saya percaya yakin muslim tidak akan menipu, namun saya tetap percaya bahwa First Travel akan memberangkatkan konsumennya," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help