TribunPontianak/

First Travel Tersandung Masalah, Calon Jemaah Umrah Ini Kehilangan 14, 3 Juta

Terakhir memberangkatkan bulan puasa, Andri owner First Travel masih optimis memberangkatkan orang,

First Travel Tersandung Masalah, Calon Jemaah Umrah Ini Kehilangan 14, 3 Juta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Aidy (28) satu diantara calon jamaah umrah asal Kota Pontianak yang sudah daftar ke First Travel 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon jamaah umrah asal Kota Pontianak, Aidy (28) mengaku pasrah berangkat atau tidaknya dirinya ke tanah suci Mekkah setelah perusahaan travel tempatnya mendaftar tersandung masalah hukum dan gagal memberangkatkan sekitar 35 ribu jamaah.

Menurutnya, Ia mendaftar awal setelah melihat promo travel dari First Travel yang hanya sekitar Rp. 14, 3 juta, walaupun sebelumnya Ia telah mengetahui bahwa biasanya untuk umroh memerlukan biaya Rp. 20 jutaan.

Ia pun tidak ingin mengklaim bahwa perusahaan first travel melakukan penipuan, karena menurutnya ketika belum lama ini tepatnya awal Agustus 2017 meminta konfirmasi ke Kantor Pusat First Travel yang berada di TBC Simatupang, GKM Grand Tower Jakarta, pihak bersangkutan tetap koorperatif.

Bahkan tetap mengembalikan refund dari pada konsumen yang kecewa, walaupun hanya dikembalikan setengah dari pembayaran dan memerlukan waktu 90 hari.

"Kemarin mendaftar di Paket 14,3 Juta, paket promo tahun 2015, tapi mendaftarnya di 2016, Sebenarnya umrah sih Rp. 20 jutaan, namun rekan saya dan bos tempat saya bekerja sebelumnya berhasil berangkat, maka dari situlah saya mendaftarkan diri," katanya, Sabtu (12/08/2017).

Baca: Polisi Sebut yang Posting Jual Masjid Raya di Singkawang Informasi Akun Palsu

Ketika mendaftar dengan harga Rp. 14,3 Juta, Ia mengakui memang ada ketentuan dari First Travel dan ingin menolong masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

"Dibilang menipu tidak, namun belum berangkat," ungkapnya.

Menurutnya, sebelum boomingnya berita gagal memberangkatkan, berdasarkan informasi dan berita yang dibacanya, OJK meminta pihak First Travel setelah bulan haji untuk memberangkatkan para konsumen ataupun jamaahnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help