TribunPontianak/

Dua Kali Dalam Dua Pekan Puting Beliung Landa Kabupaten Mempawah

BPBD Mempawah menyamapaikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap perubahan cuaca extrem di Kabupaten Mempawah.

Dua Kali Dalam Dua Pekan Puting Beliung Landa Kabupaten Mempawah
TRIBUN PONTIANAK / HAMDAN DARSANI
Atap Rumah Masud warga Wajok rusak setelah diterjang angin kencang pada Rabu (9/8/2017) petang kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah menyamapaikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap perubahan cuaca extrem di Kabupaten Mempawah.

Belum genap sebulan telah terjadi dua kali musibah puting beliuag pertama terjadi di Desa Pasir Palembang, Kecamatan mempawah timur pada Minggu (30/7/2017) lalu dan yang paling baru pada Rabu (9/8/2017) kemarin.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Kebakaran BPBD Mempawah Didik Krismanto mengimbau masyarakat mempawah agar tetap waspada terhadap cuaca yang berubah-ubah.

“Belum bisa dipastikan cuaca yang terjadi saat ini. Apakah musim panah atau musim hujan, alangkah lebih baiknya tetap berjaga-jaga,” ujarnya

(Baca: Nelayan Sungai Kunyit Dukung Larangan Penggunaan Pukat Trawl )

Saat disinggung soal titik lokasi rawan puting beliung di Mempawah. Didik mengatakan datangnya angin putting beliug tidak bisa di pastikan dan tak bisa lihat tanda-tandanya.

“Biasanya terjadinya puting beliung karena tinggi rendanya udara. Jika terjadi perubahan cuaca yang sangat extreme kemungkinan bisa terjadi angin puting beliung,” pungkasnya

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help