TribunPontianak/

AMAN Kalbar Berupaya Cegah Izin Perusahan Gunakan Hutan Adat

AMAN memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan hutan adat demi kelangsungan hidup masyarakat adat.

AMAN Kalbar Berupaya Cegah Izin Perusahan Gunakan Hutan Adat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Biro Infokom AMAN Kalbar, Hendro 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Usai mengunjungi para masyarakat di Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalbar kembali melanjutkan kunjungannya ke Desa Sebabas Kecamatan Nanga Mahap, pada Sabtu (12/8).

Biro Infokom AMAN Kalbar Hendro menuturkan, kunjungan ke beberapa desa di Sekadau dengan mengandeng media dalam rangka Roadshow Media bertujuan untuk mendukung masyarakat agar menjaga kelestarian hutan adat yang mereka miliki.

"Kita berupaya mendukung masyarakat untuk mempertahankan dan melestarikan hutan adat agar tidak dijadikan hutan komersil. Untuk itu kita mendorong masyarakat untuk memahami tentang hutan adat sebagai hak masyarakat adat," ujarnya kepada Tribun.

AMAN memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan hutan adat demi kelangsungan hidup masyarakat adat.

Baca: AMAN Kalbar Gelar Roadshow Media Guna Cegah Izin Kepada Perusahaan

Pihaknya, kata Hendro, tidak ingin hutan adat yang ada dimasuki oleh pihak perusahaan, apalagi perkebunan sawit.

"Untuk itu tujuan utama kami menyampaikan kepada masyarakat agar mencegah izin kepada pihak perusahaan untuk membuka lahan di wilayah hutan adat milik masyarakat adat," tegasnya.

Selanjutnya, AMAN akan mengunjungi Desa Cenayan dan Desa Tamang di Kecamatan Nanga Mahap.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help