TribunPontianak/

Citizen Reporter

Kenalkan Konsep Nilai Konservasi Tinggi Bagi Penyuluh

Pemakab Sintang dan WWF-Indonesia berkolaborasi dalam hal peningkatan kapasitas penyuluh lapangan terkait Nilai Konservasi Tinggi di Sintang

Kenalkan Konsep Nilai Konservasi Tinggi Bagi Penyuluh
Istimewa
Petani kelapa sawit melakukan pengukuran pohon untuk NKT di areal Desa Kenyabur Baru 

Citizen Reporter

Lia Syafitri

Koordinator Komunikasi WWF-Indonesia Program Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang dan WWF-Indonesia berkolaborasi dalam hal peningkatan kapasitas penyuluh lapangan terkait Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di Kota Sintang, 10-12 Agustus 2017.

Ini menjadi bagian dari upaya bersama mengenalkan konsep dan menginisiasi kelompok penyuluh penilai kawasan dengan menggunakan alat NKT.

Market Transformation Initiative Coordinator WWF-Indonesia Program Kalbar, Muhammad Munawir mengatakan NKT adalah salah satu alat untuk mengetahui nilai penting suatu kawasan.

“Penilaiannya berbasis pada tiga aspek, yakni lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya,” katanya di Sintang, Kamis (10/8/2017).

(Baca: Maju Sebagai Cawagub, Awang Ishak Minta Doa Jemaah Haji Singkawang )

Menurut Munawir, penilaian NKT ini sebagai upaya mencegah pembukaan lahan dan penyadartahuan akan pentingnya menjaga Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT).

Salah satunya untuk kawasan perkebunan kelapa sawit.
Pembangunan kebun kelapa sawit yang tidak sesuai aturan, kata Munawir, dapat menjadi pemicu kerusakan lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help