TribunPontianak/

Citizen Reporter

Gelar Ramah Tamah, Bupati Sintang Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan

Dalam hal ini, paling utama jaga fisik para jamaah. Karena akan merasakan suhu yang mencapai 50 derajat celcius.

Gelar Ramah Tamah, Bupati Sintang Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sintang Jarot Winarno memeluk satu diantara calon jamaah haji asal Kabupaten Sintang saat ramah tamah bersama 124 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Sintang musim haji tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Senin (7/8/2017) malam. 

Citizen Reporter
Syukur Saleh
Kasubbag Pemberitaan Humas Setda Sintang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Bupati Sintang dr H Jarot Winarno gelar ramah tamah bersama 124 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Sintang musim haji tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Senin (7/8/2017) malam.

Ramah tamah turut dihadiri Komandan Bataliyon (Danyon) 642/Kapuas, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sintang dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Sintang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Pemkab Sintang yakin para jamaah haji asal Kabupaten Sintang sudah siap jasmani dan rohani laksanakan ibadah haji guna tunaikan rukun islam kelima di tahun ini.

“Dalam hal ini, paling utama jaga fisik para jamaah. Karena akan merasakan suhu yang mencapai 50 derajat celcius. Diimbau para jamaah harus banyak minum air mineral, karena ibadah haji akan menguras fisik para jamaah karena akan terkena panas matahari dalam waktu cukup lama,” pesannya.

(Baca Juga: Ini Pesan Cornelis Pada Jemaah Haji  

Bupati juga berpesan para jamaah berhati-hati dalam menjaga kesehatan karena akan berkumpul dengan jutaan jamaah haji asal berbagai negara lain.

“Tentu kita harus menjaga situasi itu karena bisa memudahkan penularan penyakit kepada para jamaah haji kita. Penting bagi para jamaah lakukan vaksin meningitis untuk mencegah terjangkit virus yang disebab kan oleh bakteri dan jamur, termasuk vaksin monogrogolis,” terangnya.

Vaksin monogrogolis guna cegah infeksi paru-paru. Karena penyakit paling umum dan sering dialami para jamaah adalah mengalami batuk-batuk. Tentu situasi itu memudahkan penularan kepada para jamaah.

“Ada salah satu virus yang namanya corona. Virus ini sangat cepat proses penularannya. Para jamaah harus mengunakan masker dan jangan memakan-makanan sebelum cuci tangan terlebih dahulu,” pintanya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help