TribunPontianak/

Bupati Atbah Pesan Calon Jamaah Haji Jaga Keselamatan

Jadi tahapannya sekarang adalah silaturrahim saja lagi atau kita kenal dengan Walimatus Safar.

Bupati Atbah Pesan Calon Jamaah Haji Jaga Keselamatan
ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili didampingi KaBKKBN Kalbar, Kusmana saat pencanangan KB Kes Bhayangkara. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengatakan, proses bimbingan haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Sambas sudah berakhir.

"Latihan atau bimbingan manasik haji sudah yang terakhir, tinggal persiapan kita silaturrahim dengan warga masyarakat dan sanak keluarga. Jadi tahapannya sekarang adalah silaturrahim saja lagi atau kita kenal dengan Walimatus Safar. Jadi sunahnya kalau orang bepergian haji itu ada Walimatus Safar," ujarnya, Kamis (3/8/2017).

Walimatus Safar menurut penjelasannya, adalah acara yang diadakan dengan mengundang, keluarga, kerabat dan tetangga, untuk bersama-sama berkumpul sebelum CJH berangkat menunaikan ibadah haji.

"Makan-makan untuk persiapan bepergian jauh, itu namanya Walimatus Safar, dan Calon Jamaah Haji kita ini tahapannya adalah sedang nyaro', ngajak teman, family, saudara untuk diajak makan-makan bareng. Sebagai persiapan untuk berangkat haji," jelasnya.

Bupati menyampaikan pesan penting bagi CJH asal  Sambas. Hal pertama yang paling penting menurutnya adalah harus dapat menjaga keselamatan.

"Karena ini akan terkait dengan persoalan seluruh bentuk ibadah yang menggunakan fisik yang optimal. Oleh karena itu, keselamatan fisik, keselamatan jiwa dan raga, itu semua memang dibutuhkan," tegasnya.

Hal ini menurut Bupati, nantinya akan berefek kepada sahnya ibadah para Calon Jamaah Haji Sambas.

"Jadi dua hal ini perlu diperhatikan, selamat dan sah. Karena banyak orang yang selamat tapi ibadahnya tidak sah, kan menjadi sia-sia. Uang sudah digunakan untuk ibadah, jauh-jauh meninggalkan keluarga dengan segala perjuangan yang luar biasa, tiba-tiba ibadahnya tidak sah, walau pun fisiknya selamat kembali pulang," terangnya.

Selain itu, Bupati mengimbau agar para CJH menuruti aturan dan menjalankan proses ibadah haji sesuai dengan bimbingan-bimbingan yang telah diberikan selama ini.

"Jadi harus sah dan keselamatan kita dapatkan, selamat sejak berangkat hingga sampai kembali dalam kondisi selamat, kemudian ibadahnya sah. Karena mengikuti aturan-aturan dan bimbingan-bimbingan sesuai dengan apa yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam menunaikan ibadah haji," imbaunya.

Atbah tak menampik, pemerintah saat ini sangat ketat dalam aturan menentukan kelayakan CJH yang hendak menunaikan ibadah haji, terutamanya dalam hal kesehatan. Namun Atbah bersyukur, dari CJH asal Sambas telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, dan bisa diberangkatkan.

"Alhamdulillah semuanya sehat, tinggal memang ada yang mungkin berusia. Saya sudah sampaikan kepada pembimbing, ketua kelompok, bahkan ketua kloter, untuk perhatian dengan anggota jemaah yang memang secara fisik mungkin sudah berusia. Tetapi secara keseluruhan, mereka semuanya sehat. Insya Allah, apalagi betul-betul bersemangat. Karena ini menurut saya adalah perjuangan yang sekian tahun menabung, kemudian bercita-cita untuk menunaikan ibadah haji, maka ini membuat mereka termotivasi dan bersemangat," urainya.

Bupati berharap, seluruh CJH yang berangkat nantinya dalam kondisi bugar dan sehat saat menjalankan ibadah di tanah suci. Serta selamat sejak dalam keberangkatan, hingga kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan dan kekuatan, serta sahnya ibadah mereka. Sehingga mereka mendapatkan haji yang mabrur, insya Allah," sambungnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help