TribunPontianak/
Home »

Budaya

» Dayak

Kongres Dayak Internasional

Cornelis Akan Sampaikan Hasil Deklarasi ke Presiden RI

"Kita harapkan hasil keputusan kongres ini bisa menjadi pedoman kita semua demi masa depan Bangsa Dayak yang Iebih maju," tuturnya.

Cornelis Akan Sampaikan Hasil Deklarasi ke Presiden RI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) yang juga merupakan gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis (kanan) membacakan hasil Kongres Dayak International dalam bahasa Indonesia pada penutupan Kongres Dayak International, di rumah radakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (27/7/2017). Kongres Dayak Internasional pertama yang di gelar Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) ini menghasilkan 7 protokol Dayak dan 7 Deklarasi Dayak. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden MADN, Cornelis menuturkan akan menyampaikan dan mengawal hasil Kongres Dayak Internasional kepada Presiden RI.

Sejalan dengan tema kongres, merajut benang-benang peradaban dayak dalam struk’rur zaman yang dinamis, dan sub tema kegiatan penguatan peranan Bangsa Dayak menuju epicentrum pembangunan sosial dan budaya, ekonomi, bisnis dan keuangan dan politik, diharapnya dapat menjadi pedoman dan masa depan bangsa Dayak.

"Kita harapkan hasil keputusan kongres ini bisa menjadi pedoman kita semua demi masa depan Bangsa Dayak yang Iebih maju," tuturnya.

Hal tersebut, menurutnya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan bersama, baik tujuan strategis maupun tujuan spesifik dan teIah dituangkan dalam Deklarasi 7 Protokol Dayak.

"Deklarasi ini kita sampaikan kepada Presiden RI melalui Kementrian/Lembaga terkait, kita suarakan dan kita kawal dari keberlangsungan hidup Bangsa Dayak sendiri, lingkungan dan masing-masing negara untuk kesejahteraan bersama umat manusia di dunia ini," ujarnya.

Baca: Presiden Borneo Dayak Forum: Saya Bangga Memainkan Peranan Dalam Kongres Ini

Di era globalisasi dun reformasi dewasa ini, kehidupan kebangsaan suatu negara termasuk Indonesia, kata dia, dihadapkan pada tantangan internal maupun global.

Maka dari itu, berbagai perubahan dalam aspek kehidupan bangsa dan negara terjadi dengan cepat dan bergerak tanpa mengenal batas-batas negara.

"Dinamika perubahan sosial dan politik yang berkembang disetiap negara berpotensi untuk ditunggangi isu-isu global yang mendunia sehingga dapat mempengaruhi nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help