TribunPontianak/
Home »

Budaya

» Dayak

Kongres Dayak Internasional

Berikut 7 Deklarasi Dayak Untuk Dunia Yang Lebih Baik

Adapun 7 isi deklarasi Dayak untuk dunia yang lebih baik dibacakan oleh Cornelis yang juga Gubernur Kalbar sebagai berikut.

Berikut 7 Deklarasi Dayak Untuk Dunia Yang Lebih Baik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Presiden MADN, Cornelis yang juga adalah Gubernur Kalbar saat mengunjungi stand pada eksebisi dan pameran Kongres Dayak Internasional dihalaman rumah Radakng Jalan Sutan Syahrir Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden MADN, Cornelis membacakan 7 deklarasi Dayak untuk dunia yang lebih baik dari Kongres Dayak Internasional perdana.

Kongres tersebut bertemakan Merajut Benang-Benang Peradaban Dayak Dalam Struktur Zaman Yang Dinamis, dengan sub tema Penguatan Peranan Bangsa Dayak Menuju Epicentrum Pembangunan Sosial dan Budaya, Ekonomi, Bisnis, keuangan, dan Politik.

Adapun 7 isi deklarasi Dayak untuk dunia yang lebih baik dibacakan oleh Cornelis yang juga Gubernur Kalbar sebagai berikut.

1. Jatidiri dan Pranata Kehidupan Dunia
Bangsa Dayak berkomitmen, berupaya kuat dan berpartisipasi aktif untuk mengubah dunia yang lebih baik. Oleh sebab itu bangsa Dayak harus dikenal sebagai sebuah bagian dari entitas bangsa asli yang luhur dan berabad dimuka bumi ini melalui pengakuan resmi dalam forum majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhi target tersebut diatas yaitu melalui upaya pembentukan Internasional Dayak Committe (IDC).

2. Membangun Peradaban
Sejalan dengan isian 7 Protokol Dayak butir Protokol Lima, Bangsa Dayak berkomitmen, berupaya kuat dan terus menerus akan mewujudkun masyarakat madani yang menjunjung hak asasi hidup manusia, demokrasi yang berkeadilan, dan pembangunan yang berkelanjutan melalui kebudayaan. Bangsa Dayak memandang bahwa selama Ini ritme pembangunan dan kebudayaan cenderung tak selaras. Budaya bergerak dalam ritme kehidupan dan pranata sosial sementara pembangunan bergerak dalam ritme akumulasi kekayaan. Ketidakselarasan antar kedua elemen lni menyebabkan pembangunan yang tidak berkelanjutan dan berpotensi memicu timbulnya krisis multidimensi yang berdampak pada sektor-sektor strategis seperti pangan, energi dan lingkungan. Oleh sebab itu konsep peradaban bagi Bangsa Dayak harus berbasis kepada budaya dan kebudayaan.

Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhi target tersebut diatas yaitu melalui upaya pembentukan International Dayak for Civilizations Committe (IDCC).

3. Hidup Dalam Keselerasan dan Keserasian
Sejalan dengan lsian 7 Protokol Dayak butir Protokol Tiga dan Empat, Bangsa Dayak berkomitmen, berupaya kuat dan terus menerus menciptakan kehidupan yang harmonl. Keragaman bagi Bangsa Dayak adalah sebuah anugrah dlmana perbedaan perbedaan dalam bahasa, warna kullt, suku bangsa, ras, agama, ideologi, filosofi, dan kebudayaan menjadi bagian yang saling mengisi dan membangun dalam satu tujuan bersama. Oleh sebab itu sikap toleransi dengan ciri meninggalkan sikap primordlalisme, mengembangkan kesadaran peranan, mengembangkan sikap nasionalisme yang kuat. dan menyelesaikan konflik secara paripurna menjadi bagian yang tak terpisahkan bagl Bangsa Dayak. Untuk mencapai tujuan tersebut diatas dilakukan melalui International Dayak for Civilizations (IDC).

4. Kekayaan Fisik dan Non Fisik
Bangsa Dayak berupaya kuat dan terus menerus menjadi human capital aset strategls dalam pembangunan ekonomi global.
Oleh sebab itu Bangsa Dayak harus memiliki akses untuk mendapatkan kekayaan secara phisik maupun kekayaan non phisik seperti keahlian, keterampilan, pendidikan.
Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhi traget tersebut diatas yaitu melalui upaya pembentukan international Dayak Economic, Business. and Financal Organization (IDEBFO) dengan target segera dibentuknya:
i. Dayak Trust Fund (DTF) dan
ii. Peta Jalan (RoadMap) Penguatan Peranan Bangsa Dayak Menuju Epicentrum Pembangunan Sosiai & Budaya; Ekonomi, Bisnis & Keuangan; dan Politik.

5. Bumi Yang Terjaga
Sejalan dengan isian 7 Protakol Dayak butir Protokol Dua, Bangsa Dayak berkomitmen dan lkut berpartisipasi aktif dalam mengatasi tantangan lingkungan dan keberlanjtan lingkungan yang dihadapi umat manusia melalui sains, teknologi, desain, manajemen, dan kebijakan.

Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhl traget tersebut dlatas yaitu melalui upaya pembentukan international Dayak Sustainable Development Organization (IDSDO).

Dengan peran strategis dan sentral Bangsa Dayak dalam menjaga sumber daya hutan di Pulau Kalimantan yang memiliki sumber daya biodiversity yang luar biasa dan menjadi sumbangsih bagi upaya penanganan perubahan ikiim maka Bangsa Dayak meminta komitmen dan perhatian dunia yang nyata dalam mendukung upaya Bangsa Dayak dalam mengatasi isu lni. Dukungan yang paling nyata yang diharapkan oleh Bangsa Dayak adalah dukungan akan sumber daya keuangan yang akan dlatur dan diiaksanakan oieh IDEBFO melalui Dayak Trust Fund (DTF).

6. Kesehatan Manusia
Bangsa Dayak berupaya kuat dan terus menerus mendefenisikan masa depan kesehatannya melalui kemajuan dalam sains dan teknik dasar. Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhi target tersebut diatas yaitu melalui upaya pembentukan International Dayak Health Organization (lDHO), dengan target terbangunnya international Dayak Health Centre (IDHC).

7. Pengetahuan, Inovasi dan Kewirusahaan
Bangsa Dayak berupaya kuat dan terus menerus melakukan accelerating the path from idea to impact dari iimu pengetahuan, inovasi, dan kewirausahaan. Ada kebutuhan mendasar yang akan dilakukan kedepan dalam memenuhi traget tersebut diatas yaitu melalui upaya pembentukan international Dayak Knowledge, inovation, and Entrepeneurship Organization (IDKIEO), dengan target terbangunnya international Dayak institute of Technology (lDIT).

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help