TribunPontianak/

Polisi Bengkayang Amankan Ratusan Kotak Makanan Ilegal dari Malaysia

Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Jagoi Babang bersama anggota Reskrim Polres Bengkayang langsung menindak lanjuti informasi tersebut

Polisi Bengkayang Amankan Ratusan Kotak Makanan Ilegal dari Malaysia
ISTIMEWA
Anggota Polsek Jagoi Babang dan Reskrim Polres Bengkayang saat amankan ratusan sosis ilegal asal Malaysia. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Anggota Polsek Jagoi Babang jajaran Polres Bengkayang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan makanan ilegal yang berasal dari Malaysia,  Senin (17/7/2017) sore di Dusun, Take, Desa Jagoi Babang.

Makanan ilegal itu yakni berupa Sosis merk Ayam Madu 25 kotak dan Merk Ayam Bakar 135 kotak yang secara keseluruhan berjumlah 160 kotak.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Novrial Alberti Kombo menuturkan bermula adanya informasi dari masyarakat terkait upaya penyelundupan makanan instan dari Malaysia untuk dibawa ke kota Singkawang dan Sambas.

"Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Jagoi Babang bersama anggota Reskrim Polres Bengkayang langsung menindak lanjuti informasi tersebut,"ujar Kombo, Selasa (18/7)

Lanjutnya, sekitar pukul 13.40 WIB, melintas satu unit mobil toyota kijang innova warna silver bernomor polisi KB 1420 YL, kemudian saat berada di depan Mapolsek Jagoi Babang mobil tersebut di hentikan oleh anggota lapangan.

"Kemudian anggota melakukan pemeriksaan ke sejumlah barang yang diangkut mobil oleh tersebut  ternyata membawa sosis diduga dari malaysia," kata Mantan Kapolsek Pontianak Timur tersebut.

"Tak hanya itu saat di periksa kelengkapan surat menyurat, ternyata sopir yang di ketahui bernama Rinto Piteno ini tak dilengkapi kartu ijin lintas batas untuk membawa barang tersebut," tambahnya.

Hasil keterangan sementara dari sopir yang pemilik barang atau tersangka,bahwa sosis tersebut akan di jual di daerah Sambas dan Singkawang dan ia mengakui kalau dirinya sudah di bawa sebanyak empat kali.

"Saat ini sopir yang juga pemilik barang sudah di amankan ke Mapolres Bengkayang, barang bukti ratusan sosis malaysia dan mobil sudah di sita untuk sebagai barang bukti, sopir dan pemilik sudah di tetapkan sebagai tersangka," tambah Kombo.

Kemudian Kombo juga menuturkan saat ini perkara ini akan terus dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut dan penyidikan, serta melakukan koordinasi dengan BPOM Pontianak, Kejaksaan Negeri Bengkayang serta Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan.

" Untuk sementara tersangka kasus penyelundupan sosis ini akan terancam UU RI No 8 tahun 1999 Tentang Perlindungan kOnsumen dan UU RI No 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau UU No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, ikan  dan tumbuhan," pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help