TribunPontianak/

Komite III DPD RI Uji Sahih RUU Ketahanan Keluarga

Kita ingin mensosialisasikan draf RUU, meningkatkan kualitas dan memperoleh masukan untuk perbaikan dari narasumber dan peserta,

Komite III DPD RI Uji Sahih RUU Ketahanan Keluarga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Narasumber memaparkan materi dalam kegiatan seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang Tentang Ketahanan Keluarga di kampus IKIP PGRI, Jalan Ampera Pontianak, Selasa (18/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komite III DPD RI bekerjasama dengan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) menggelar seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Ketahanan Keluarga di kampus IKIP PGRI, Jalan Ampera Pontianak, Selasa (18/7/2017).

Ketua Komite III DPD RI, Hardi Selamet Hood mengatakan, uji sahih dilakukan untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan draff RUU Ketahanan Keluarga yang telah disusun.

"Kita ingin mensosialisasikan draf RUU, meningkatkan kualitas dan memperoleh masukan untuk perbaikan dari narasumber dan peserta," katanya, Selasa (18/7/2017).

Berdasarkan tujuan kegiatan ini diharapkan menghasilkan pengetahuan dan pemahaman terhadap draf RUU Ketahanan Keluarga.

Kemudian mendapat peta pandangan pemikiran narasumber dan peserta terhadap inisiatif DPD RI melahirkan RUU Ketahanan Keluarga.

Adanya usulan dan gagasan konstruktif, komprehensif dan pengayaan data informasi yang relevan terkait RUU Ketahanan Keluarga.

Masukan perbaikan dari narasumber dan peserta ini berkenaan dengan prinsip-prinsip pengaturan beserta ruang lingkup, objek pengaturan, prinsip pengelolaan, sistem kelembagaan, standar kinerja sosial dan lingkungan, maupun aspek-aspek lain yang diatur.

"Keberadaan dan peran para pihak, sistem reward dan sanksi atas pelaksanaan pembangunaan ketahanan keluarga," paparnya.

Kegiatan uji sahih RUU Ketahanan Keluarga dilaksanakan di tiga lokasi yakni Provinsi Bangka Belitung, Kalimantan Barat dan Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help