TribunPontianak/

Golkar Sintang Enggan Komentari Penetapan Tersangka Setya Novanto

Anggota DPRD Sintang Fraksi Golkar Abdurrazak menerangkan terkait penetapan Setnov sebagai tersangka oleh KPK, dirinya belum bisa berkomentar banyak.

Golkar Sintang Enggan Komentari Penetapan Tersangka Setya Novanto
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Ketua Golkar Setya Novanto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Setyo Novanto atau akrab dikenal Setnov sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik atau e-KTP.

Setnov diduga merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari nilai proyek e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun. Setnov disangka melanggar pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP).

 Anggota DPRD Sintang Fraksi Golkar Abdurrazak menerangkan terkait penetapan Setnov sebagai tersangka oleh KPK, dirinya belum bisa berkomentar banyak.

"Waalaikumsalam untuk masalah SN (Setya Novanto;red) jadi tersangka. Saya belum bisa berkomentar dulu bang," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Pontianak via Whatsapp, Selasa (18/7/2017).

Saat disinggung apakah pihaknya menunggu petunjuk dan menyerahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPP) terkait kasus ini. Abdurrazak juga tidak mau berkomentar lebih lanjut.

"Saya belum bisa berkomentar bang," tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help